Mau Beli Nissan Navara Bekas? Ini Hal yang Harus Diperhatikan

Nabiel Giebran El Rizani - Rabu, 19 Juni 2019 | 16:15 WIB

Nissan Navara atau juga akrab disapa dengan Nissan Frontier tahun 2008 (Nabiel Giebran El Rizani - )

Jip.co.id - Nissan Navara memang punya tampilan yang gagah untuk sebuah double cabin.

Dipakai melintas ke medan yang kurang bersahabat juga mobil ini enggak masalah, karena memang mobil yang dijual dengan nama Nissan Frontier itu habitatnya di sana.

Saat ini harga bekasnya untuk generasi pertama tahun 2010 ke bawah sudah bersahabat, mirip-mirip lah dengan LSUV atau city car karena sudah tembus di bawah Rp 200 jutaan.

Namun tetap, sebelum memboyongnya ke garasi rumah, pengecekan histori dan kondisi kendaraan perlu dilakukan.

(Baca Juga: Inspirasi Modif Nissan Navara, Tampil Gagah ala Sentinel Concept)

Supaya mendapatkan unit yang prima serta tidak membuat kantong jebol akibat banyaknya sparepart yang harus di ganti.

"Yang pasti kalau seken itu kalau diesel lihat mesinnya ngebul atau enggak, misalnya sudah ngebul gitu biasanya yang sering bermasalah di injection pump, itu kan enggak murah," ujar Subhan Fajar, Kepala Mekanik Jasmin Motor, bengkel spesialis Nissan-Datsun.

"Bisa sih di repair (injection pump) kayak di kalibrasi, tapi alatnya itu enggak semua bengkel punya. Jadi khusus yang bengkelnya injection pump itu," lanjutnya.

Selain itu, bagian yang harus diperhatikan selanjutnya yakni sektor turbo dan daerah asal mobil tersebut.

(Baca Juga: Modifikasi Nissan Navara Sang Penyalur Hobi)

Karena kedua sektor itu jadi salah satu masalah yang sering dikeluhkan para pemiliknya.

"Sama paling cek kebocoran oli mesin, turbonya juga soalnya suka ada kejadian masalah bocor oli," ucap Fajar lagi.

"Kalau yang ambilnya lemparan dari Kalimantan atau Sumatera sih paling kaki-kaki," tutupnya.

Nah, jika dirasa semua masalah tidak ditemukan di unit yang bakal dipinang, baru deh negosiasi harga sama pemiliknya.