Wah, Ada yang Beda Pada Kejurnas Adventure Off-Road Tahun Ini

Nabiel Giebran El Rizani - Selasa, 25 Juni 2019 | 09:45 WIB

Kejurnas Adventure Off-Road (Nabiel Giebran El Rizani - )

Jip.co.id - Beberapa tahun belakangan ini gelaran Kejurnas adventure off-road dipegan oleh promotor nasional. 

Akan tetapi untuk 2019 ini dikembalikan lagi penyelenggaraannya kepada Pengprov IMI yang berniat menggelar.

Hal ini karena pronas yang selama ini menggelar sudah tak lagi mau bikin.

Untuk putaran 1 Kejurnas adventure off-road diselenggarakan di sirkuit Mahendra Regency, Tasik, Jabar (22-23/6). Nantinya akan 2 putaran lagi untuk kejurnas ini di daerah berbeda.

Tentu ada perbedaan dari penyelenggaraan pengprov dan pronas.

(Baca Juga: Ini Cara Untuk Modifikasi Kopling Suzuki Jimny Buat Off-Road)

Toncil
Kejurnas Adventure Off-Road
Paling utama tentang sirkuit. "Treknya kita bikin lebih mengandalkan skill. Karena ini bermain di alam dan trek juga banyak pohon," sebut Iman Setiadi, salah satu panitia lomba yang juga duduk di komisi Off-Road IMI Pengprov Jabar.

Trek yang dipakai memang benar-benar alam. Maksudnya masih dalam kondisi perbukitan yang masih banyak pohon dan dibentuk untuk trek adventure off-road.

Efeknya, "Jarak antar tikungan terlalu rapat. Jadi kalau untuk mobil besar agak sukit. Mobil kecil lebih enak," jelas Yossy Pasaribu peserta individual di kelas G4 atau free for all.

Berbeda saat masih dipegang oleh pronas yang punya karakter trek lebih ke spees mobil. Meski demikian beberapa peserta menyebut masing-masing punya keasyikan tersendiri.

Di putaran pertama ini, peserta yang ikut cukup banyak. Untuk kelas individual melepas sebanyak 76 peserta, sedangkan tim diikuti oleh 17 pendaftar. Satu tim terdiri dari 3 mobil.