Ganti Oli Mesin Saat Kondisi Suhu Panas Atau Dingin? Ini Penjelasannya

Bimo SS - Jumat, 10 Desember 2021 | 18:33 WIB

Cara Ganti Oli (Bimo SS - )

Jip.co.id - Banyak yang beranggapan bahwa ganti oli mesin itu harus dilakukan pada saat mesin dingin. Tapi tidak sedikit yang beranggapan saat mengganti oli ketika mesin panas akan menimbulkan masalah.

Edi Guntoro selaku Service Advisor Tunas Daihatsu Pondok Bambu menyebutkan bahwa mengganti oli mobil sama saja antara mesin dingin dan panas.

"Sebaiknya kondisi mesin jangan terlalu panas, selain lebih berbahaya untuk tangan bisa terkena oli panas, ganti oli saat mesin mobil terlalu panas kemungkinan juga bisa membuat lubang baut di karter mesin cepat selek,” ujarnya.

Hal ini karena komponen besi pada baut pembuangan oli masih mengalami pemuaian. "Jadi bisa tunggu sebentar hinga suhu mesin sedikit menurun," tambahnya.

Baca Juga: Perhatikan Hal Ini Saat Mengganti Pelek Aftermarket Untuk Jip Dan SUV

Ganti oli mesin saat mesin terlalu dingin pun kurang efektif mengeluarkan kotoran pada oli. Alangkah lebih baik panaskan sebentar mobil agar oli bersirkulasi lalu buang oli lama.

Oli pada mesin mobil tidak akan bisa keluar seluruhnya, karena oli yang mengalir ke kepala silinder akan tetap ada di dalam mesin walau jumlahnya sedikit.

Ini merupaka hal yang wajar karena konstruksi mesin mobil yang memang membuat oli tetap ada di bagian celah sempit seperti kepala silinder agar komponen di dalamnya tetap mendapatkan pelumasan sekalipun oli sedang dalam penggantian.