Sedikit Knowledge Untuk Mengenal Tentang Kegunaan Oil Catch Tank

GBRN - Selasa, 27 Desember 2022 | 10:30 WIB

oil catch tank (GBRN - )

Jip.co.id - Pada saat mesin bekerja, terdapat tekanan positif yang ditimbulkan oleh kompresi mesin. Tekanan ini membutuhkan sirkulasi yang baik.

Tekanan ini berupa udara yang mengandung uap oli mesin, untuk itu tiap mesin kendaraan biasanya pada cover valvenya dilengkapi dengan Positive Crankcase Ventilation (PCV) valve.

Lewat PCV inilah tekanan tersebut dapat dinetralkan sehingga beban piston dan ring piston menjadi ringan.

Tekanan yang mengandung uap oli ini bisa saja dibuang langsung ke udara, namun tentunya hal ini bukanlah sesuatu yang bijak, sebab uap oli tersebut akan menimbulkan polusi udara.

Karenanya uap oli tersebut biasanya lantas disalurkan ke intake untuk dibakar lagi di dalam mesin. “Jangka panjangnya ruang intake akan menjadi lebih cepat kotor oleh karbon yang disebabkan uap oli tersebut,” tutur Ade Radikto.

Baca Juga: Pahami Cara Pakai Mode Manual dan Paddle Shift, Jangan Sampai Salah!

Tapi jangan khawatir, persoalan ini bisa ditanggulangi dengan kehadiran piranti yang disebut dengan Oil Catch Tank.

Piranti ini lah yang akan menampung uap oli dari mesin tersebut dan menetralisirkannya. Uap oli yang dibawa tersebut sempat didinginkan secara alami pada saat dilewatkan pada oil catch tank.

Dalam kondisi dingin uap tersebut berubah menjadi cair kembali, kembali kewujud aslinya berupa oli mesin. “Oli inilah yang kemudian ditampung pada oil catch tank ini.

Dengan demikian udara yang disalurkan kembali dari oil catch tank ke dalam intake mesin menjadi lebih bersih. Akibatnya ruang bakar menjadi lebih bersih,” imbuh Ade.