JIP.CO.ID – Diferensial mobil berpenggerak AWD memakai tipe limited-slip center differential yang diletakkan pada transfer case.
Jika kedaan normal, maka tenaga mesin disalurkan ke roda depan dan belakang (permanent torque split).
Namun jika pada situasi tertentu seperti ketika ban belakang selip misalnya, maka limited-slip akan mengunci demi mendistribusikan tenaga lebih besar ke ban depan.
Tipe limited-slip center differential sendiri memiliki dua varian, yakni:
(BACA JUGA: Vision Mercedes-Maybach Ultimate Luxury, Yes Or No?)
1. Viscous Center Differential
Cara kerja sistem ini menggunakan tekanan fluida pada kopling yang diletakkan di antara as kopel depan dan belakang.
Jika ban belakang selip, maka putaran as kopel yang lebih cepat akan “dikunci” oleh tekanan fluida, selanjutnya tekanan fluida tersebut diteruskan untuk memutar as kopel belakang.
(+) Lebih murah, simpel dan mudah perawatannya
KOMENTAR