Cara Mengetahui SUV Bekas yang Sudah Tidak Oke Lagi

Nabiel Giebran El Rizani - Rabu, 29 Juli 2020 | 17:30 WIB
MItsubishi pajero Sport
Dok. Otomotif Group
MItsubishi pajero Sport

Jip.co.id - Jika Anda berminat mencari SUV bekas, jangan cepat tergiur dengan kilometer yang masih sedikit atau rendah.

Waspada terhadap adanya penipuan oknum nakal pedagang dengan cara memutar mundur odometer.

Manipulasi odometer cukup merugikan pengguna SUV bekas.

Karena dari angka-angka yang tertera pada panel meter itu, pemilik baru bisa membayangkan, seharusnya mobil yang akan dibeli sudah melakukan servis rutin berapa kali, atau menandai komponen apa saja yang sudah diganti.

Kan kelihatan, kalau odometer sudah 100.000 km, berarti sudah dua kali servis besar (40.000 km dan 80.000 km). Komponen yang harus diganti termasuk oli-oli harusnya terdeteksi. Kalau diputar (mundur), pemilik baru susah mencari panduannya,” ujar Rusdi Sopandi, Manajer Mekanik Misterbrum.id.

Baca Juga: Pilihan SUV Mewah Bekas Dari Jepang, Gak Kalah Sama Mobil Eropa

Rusdi juga mengatakan bahwa sebenarnya sangat sulit mendeteksi odometer yang asli atau sudah diputar mundur.

Kecuali, SUV bekas yang akan dijual selalu servis rutin di bengkel resmi, dari sinilah sejarah servis bisa diketahui plus jarak tempuh terakhir.

Kalau pun servis tidak di bengkel resmi, atau mobil sudah melewati masa garansi servis?

Ilustrasi odometer
Dwi Wahyu/GridOto.com
Ilustrasi odometer

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa