Kelebihan dan Kekurangan Mencopot Catalytic Converter di Mobil

GBRN - Rabu, 29 Juni 2022 | 13:50 WIB
Ilustrasi catalytic converter untuk reduksi emisi gas buang
Daimler AGpress department
Ilustrasi catalytic converter untuk reduksi emisi gas buang

Jip.co.id - Pemilik mobil terkadang sering melepas catalytic converter dan tidak mau memasangnya lagi ketika rusak.

Alasan pemilik mobil untuk melepas catalytic converter adalah harganya yang mahal.

Sayangnya, ada dampak negatifnya saat melepas catalytic converter pada mobil itu sendiri serta lingkungan.

“Fungsi utama catalytic converter, yakni menyaring gas buang dari mobil, jika dilepas dapat menambah polusi dan tidak baik jika terhirup oleh manusia,” tutur Muhammad Daryo dari Mady Jaya Motor yang berlokasi di jalan H. Nawi, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Mencegah Bahaya Kebakaran Di Mobil Dengan Braket APAR Quick Release

Menurut Daryo, melepas katalis memang membuat tarikan mobil jadi lebih enteng.

“Karena catalytic converter dilepas jadi tidak ada penghalang, sehingga tarikan mobil lebih enteng, tapi suara knalpot akan jadi lebih keras,” ucap Daryo.

Selain itu dampak melepas catalytic converter bisa membuat mobil boros bahan bakar.

“Dengan melepas catalytic converter, berarti sensor akan membaca banyak campuran bensin, sehingga akan mengurangi bensin dan memperbanyak udara,” kata Daryo lagi.

Hal ini tentunya akan membuat konsumsi BBM jadi lebih boros.


Editor : GBRN

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id




KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa