Restorasi Apple Green Toyota FJ40

Nabiel Giebran El Rizani - Jumat, 18 Mei 2018 | 16:00 WIB

Restorasi Toyota FJ40 (Nabiel Giebran El Rizani - )

Jip.co.id - “Aku gelo tenan Mas! (aku menyesal sekali Mas!)” celoteh Arya ketika menceritakan 3 koleksi Toyota Land Cruiser yang pernah dimilikinya.

Pada saat mendapatkan bahan FJ40 1964 dan FJ45 1980 ia mengaku cukup mudah dan juga relatif murah.

Makanya ketika ditawar orang dengan harga lebih dari 3 kali lipat mampu membuat Arya goyah.

“Ah, nanti pasti bisa nyari lagi yang lain.”

Mesin asli 2F 4.200 cc ini masih sangat prima kinerjanya. Hanya perlu upgrade pengapian dengan memasang Porter. Pengapian stabil mesin pun sangat halus getaran dan suaranya
Ternyata begitu berpindah tangan barulah dia merasakan betapa susahnya mencari pengganti 2 koleksinya itu.

“Selain susah nyari yang kondisinya masih bagus harganya juga ternyata mahal.

(BACA JUGA: Pahami Cara Pakai Dan Yang Jangan Dilakukan Saat Gunakan Strap)

Karena kurang mengikuti perkembangan harga jip Toyota meskipun sudah untung 3 kali lipat ternyata tetap masih terlalu murah waktu menjualnya seharusnya bisa lebih tinggi lagi" tutur Arya.

Beruntung, secara tak sengaja ketika bertandang ke rumah Ronny teman bermainnya dia melihat sosok Toyota FJ40 di pojok garasi rumah.

Semua pernakpernik yang menempel masih seperti aslinya. Termasuk karet yang berada di setiap ujung pintu. Aksesori tambahan yang terlihat adalah winch PTO orisinal. Dimana peranti ini dipasang di atas bumper orisinal Toyota FJ40.
Ternyata itu memang bekas kendaraan dinas Prof. Ir. Joetata Hadihardja - pendiri Universitas Semarang yang juga ayah Ronny.

Arya pun memberanikan diri untuk meminang Toyota FJ40 itu.