Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Pakai Oli Mesin Diesel Harus Sesuai Rekomendasi, Ini Sebabnya

Indra Aditya - Jumat, 22 Desember 2017 | 23:16 WIB
Gunakan oli diesel yang sesuai rekomendasi
Gunakan oli diesel yang sesuai rekomendasi

JIP.CO.ID - Salah satu penyebab kerusakan pelumas adalah kontaminasi bahan bakar, baik di mesin bensin maupun diesel.

Tak heran bila himbauan ‘jangan cuci dengan solar’ pernah menjadi tren di ruang mesin pada tahun 1990-an.

Dari himbauan tersebut tentu bisa Anda bayangkan betapa kuatnya solar untuk menghilangkan kotoran oli di ruang mesin.

Dan hal ini menandakan bahwa performa pelumas akan menurun drastis ketika terkontaminasi oleh bahan bakar.

Kandungan sulfur yang tinggi itulah yang membuat kualitas pelumas menurun drastis.

Apalagi tidak ada satu mesin pun yang tidak memiliki kebocoran di ruang bakar, meski dengan kondisi ring piston dan dinding silinder baru sekalipun.

(BACA JUGA: Manfaatkan Cuci Kolong Hidraulis)

Rentang kebocoran di mesin sekitar 15-30%.

Ditambah, perbanding­an kompresi mesin diesel yang lebih tinggi dari mesin bensin, kian memberi kontribusi terhadap penurunan kualitas pelumas dengan tingkat kebocoran yang sama.

Mesin dengan perbandingan kompresi yang tinggi akan menyumbangkan volume kebocoran yang lebih banyak ketimbang mesin dengan perbandingan kompresi lebih rendah.

Atas dasar itulah, aditif deterjen di pelumas diesel diracik agar mampu lebih tahan terhadap kontaminasi sulfur ketimbang pelumas mesin bensin.

Hal ini jelas membuat fungsi pelumas akan sedikit di­korbankan.

Konsekuensi­nya, produsen oli akan membuat tingkat kekentalan pelumas diesel lebih kental ketimbang pelumas mesin bensin.

(BACA JUGA: Transmisi Juga Butuh lubrikasi, Jangan Lupa Diganti Ya)

Editor : Indra Aditya

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa