Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Modifikasi, Land Rover Series I. Kompak!

Senin, 31 Juli 2017 | 21:26 WIB
No caption
No credit
No caption

JIP - Ada banyak faktor seseorang tertarik pada kendaraan jip. Bisa karena tertarik bentuknya, rasa penasaran, fungsinya, bahkan kenangan manis semasa kecil.

Beberapa alasan tersebut dialami oleh pria asal Wonogiri ini. Banyak dari kita yang mengetahui pada masa kekuasan zaman Soekarno, jip banyak digunakan sebagai armada pemerintahan sampai militer.

"Teringat waktu saya masih kecil, kendaraan operasional yang banyak digunakan para pejabat pemerintahan adalah Willys dan Land Rover, kendaraan buatan Jepang belum banyak masuk ke Indonesia.

Dan kebetulan bapak saya pernah pakai Landy sebagai mobil dinas. Kenangan itu masih melekat sampai sekarang," cetus pria kelahiran 1947.

No caption
No credit
No caption
Owner Land Rover Series I

Faktor kedua yang menyebabkan pria paruh baya ini memutuskan untuk membeli sebuah Land Rover karena fungsinya. Hobinya suka mengoleksi motor tua, sehingga butuh kendaraan angkut yang tahan banting.

"Landy pertama saya dulu Stage One, saya pakai buat angkut BSA. Sejak itu saya ketagihan sama Land Rover," sapa Dokter Irawan.

Tahun 2011, Dokter Irawan membeli lagi sebuah Seri I. "Saya dapat info langsung dari pemiliknya, posisi barang di Wonogiri langsung saya samperin," cetus Dokter Irawan yang juga tinggal di Wonogiri.

No caption
No credit
No caption
Mesin dalam kondisi prima, meski tak menggunakan ring piston asli. Sang pemilik mengaku kesulitan mencari suku cadang original.
No caption
No credit
No caption
Sayangnya lampu Lucas yang menjadi ciri khas Land Rover sudah tak ada. Hella H4 menjadi gantinya karena dirasa lebih terang namun tetap terlihat klasik.

"Kondisinya cukup parah, bodi belakang penyok namun mesin masih bagus karena pemilik sebelumnya kemungkinan memperlakukan mobilnya dengan baik, tak pernah terlambat ganti oli.

Dan yang terpenting, suratnya komplet," imbuhnya. Urusan bodi tampaknya banyak yang harus dikerjakan karena tak terawat kena hujan dan panas.

No caption
No credit
No caption
Tidak ada masalah dengan gardan dengan model Rover Type. Tambahan powersteering milik VX menjadi pilihan karena posisi letaknya cocok dengan Seri I dan bisa rapi.
No caption
No credit
No caption
Selain enteng, harganya pun terjangkau. Dengan konsep harian, diskbrake dipasangkan mengingat rem tromol Landy untuk lalu lintas jaman sekarang yang makin padat tak rekomendasikan digunakan.

Terlepas dari semua itu, dukungan keluarga menjadi faktor utama dalam menjalani hidup.

Yaps, kecintaannya pada Land Rover didukung penuh oleh anak-anaknya, salah satunya Tomo.

Layaknya cerita masa kecil ayahnya, Tomo pun mengalami hal yang sama, bedanya ini armada pribadi.

"Dulu belajar nyetir pake Stage One. Sama ayah saya diizinkan dipake buat main.

Saya pakai main ke pantai sama teman-teman, atau sekadar main sendiri dengan mengajak anjing saya si Lado," cetus Tomo.

Tidak hanya soal kesamaan hobi, profesi ayah dan anak pun sama-sama sebagai dokter.

No caption
No credit
No caption
Jok asli masih kokoh berdiri dengan 3 seat dikabin depan, tak lupa seatbelt demi keselamatan.
No caption
No credit
No caption
Tak ada perkawinan antara girboks dan transfercase. Semuanya masih baik menjalankan tugasnya.

Dalam proses restorasi seri I Tomo ikut andil, "Ayah mempercayakan kepada saya terlibat dalam proses restorasi karena saya sendiri juga tertarik sama Seri I.

Sebagai penggemar otomotif, Seri I memang wajib dimiliki".

Bengkel Pembina dipilih untuk mewujudkan keinginan tersebut. "Pemilik mintanya standar, semuanya dikembalikan seperti aslinya.

Ada beberapa bagian yang ditambahkan karena mau dipakai buat harian," sambut Adam pemilik bengkel.

Saplit

Tak banyak yang dikerjakan di ruang mesin, hanya menyetting ulang. Pengerjaan fokus di bagian bodi, secara keseluruhan proses restorasi memakan waktu 10 bulan.

Meski bengkel Pembina tak asing urusan Landy, Tomo pun tak mau kalah mencari referensi berbekal buku seputar Seri I.

Di sisi lain, Tomo mengaku kesulitan urusan spare part, "Nyari suku cadang asli buat seri I sudah jarang di sini, harus import itupun kalau masih ada.

Saya putuskan pakai merek lain yang masih bisa dipakai di Seri I". Hal tersebut dipertegas oleh sang ayah, "Paling tidak mendekati seperti bawaan pabrik, fisik maupun kinerja mesin supaya masih bisa dipakai sebagai kendaraan harian".

Yaps, modifikasi untuk jip dengan keluaran '56 sangat wajar dilakukan.

Dengan segala keterbatasan waktu dan tenaga, Seri I milik Dokter Irawan Prawirohardjo yang lebih sering dipakai oleh Tomo.

"Saya sudah nggak sempat main ke mana-mana karena banyak kerjaan, daripada ndongkrok kan lebih baik anak saya yang pakai dan otomatis ada yang ngerawat", tegas Dokter Spesialis Anak ini.

Ia pun bangga memiliki anak-anak yang bisa meneruskan hobinya. "Nyaman dipakai harian di Jogja buat ke kampus, atau menjalankan tugas sebagai dokter.

Bisa buat ngemall juga. Hehe... Karena kondisi mesin prima saya percaya diri saja pakai buat harian.

Di jalan nggak ada yang nyamain, one of the kind. Simpel, praktis, tenaga juga responsif. Sejauh ini nggak ada masalah", ungkap Tomo yang kelahiran 1990.

Semoga kendaraan Land Rover saya langgeng sampai anak cucu saya kelak", tutup Dokter Irawan. Ferlie Milawanti

SPESIFIKASI KENDARAAN

Land Rover Series I 1956

Mesin                           : OEM Seri I '56

Sasis                            : OEM Seri I '56

Bodi                             : OEM Seri I '56

Karburator                   : Weber 34 ICH

Girboks                        : OEM Seri I '56

Final gir                        : 10:4:7

Transfercase                : OEM Seri I '56

Gardan                         : OEM Seri I '56

Pelek                           : OEM Seri I '56

Ban                              : Intirub Express Super Grip XM 700x16

Per                              : OEM Seri I '56

Sokbreker                    : OEM Seri I '56

Powersteering             : Toyota LC VX

Headlamp                    : Hella H4

Kanvas                        : Custom

Bengkel                       : Bengkel Pembina

            Jl. Ringroad Selatan Purworejo, Jateng

            Telp. 08122952807 (Adam)

Editor : inne

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa