Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Suzuki Jimny LJ80Q Hasil Dem-deman, Bikin Orang Jadi Demen

Indra Aditya - Kamis, 25 Januari 2018 | 20:28 WIB
Mobil ini dapat dari hasil dem-deman di Bali
Mobil ini dapat dari hasil dem-deman di Bali

JIP.CO.ID - Kami langsung jatuh hati kala pertama melihat jangkrik ini pada acara Jimny Night Out lalu.

Tepatnya di acara gathering kecil-kecilan Jimny Night Out, tiba-tiba kami tersentak melihat kehadiran Jangkrik satu ini.

Tampil berbeda dengan atap terbuka, ini bukanlah LJ80Q jadi-jadian.

Tapi memang asli versi soft top yang langka.

Cari LJ80 mulus aja sulit, yang ini malah versi kanvas, fresh from the oven!

(BACA JUGA: Gambar Teaser Dari Range Rover SV Coupe)

Hasil karya Damar yang spesialis restorasi interior mobil
Hasil karya Damar yang spesialis restorasi interior mobil

Pemiliknya adalah Damar Aryateja Asmara.

Ia termasuk car freak, penggemar mobil sejati, yang juga salah satu co-owner Interieur’s, bengkel spesialis restorasi interior mobil.

Meski sudah tak terhitung jumlah restorasi mobil yang sudah digarapnya, namun ini adalah jip pertama yang dibangun untuk diri sendiri.

Menurut Damar, LJ80Q adalah bekas dem-deman mobil dinas polisi di Bali.

“Belinya sekitar 1997an, dalam kondisi bangkai, ada tiga unit, yang kemudian dirangkai jadi satu. Pertama kali dibangun di Bali,” urai sarjana hukum ini.

(BACA JUGA: Ini 5 Kumpulan Berita Diesel Hari Ini Di JIP.CO.ID)

Spare part sebisa mungkin dapat yang orisinal
Spare part sebisa mungkin dapat yang orisinal

Waktu itu, LJ80 ini tampil modis dengan warna merah, atap kanvas orisinal, dan pelek racing.

Namun, dasar penggemar kendaraan orisinal, ia pun kepincut mengembalikan sang Jangkrik langka ini ke kondisi aslinya.

“Saya sebenarnya bukan orang jip, tapi pengin ngebangun jip 4x4. Lantaran punya LJ80 ini, saya pun kepengin bikin Jimny orisinal ala Jepang,” ujar pebengkel yang kerap menggarap sedan retro ini.

Meski sering menggarap restorasi kendaraan, tidak berarti Damar dengan mudah membangun kembali LJ kesayangannya ini.

Apalagi mengingat berbagai komponen, terutama aksesori bodi, sudah sulit didapat.

(BACA JUGA: Waspada BPKB Dan STNK Palsu, Ini Cara Menghindarinya)

Gardan orisinal LJ80
Gardan orisinal LJ80

Makanya, beberapa komponen diakui sebagai buatan sendiri, atau dikanibal dari kendaraan yang memang mirip fungsinya.

“Semisal tiang kaca spion, jok, grill depan, dan banyak lagi. Tapi sebisa mungkin dapat yang orisinal, selama biayanya memang masuk akal,” ujarnya.

Soal kanvas dan pintu aslinya, ia menyimpannya di rumah.

“Kondisinya belum direstorasi, aku masih ingin mencari bahan kanvas yang pas,” ujarnya.

Saat ditanya apa yang paling sulit ketika membangun Jangkrik ini, ia hanya menjawab enteng “Kalau ditawar orang.”

(BACA JUGA: Ini Cara Mengoptimalkan Mesin Diesel Lawas)

Pengikat kap mesin dari Morris Mini Cooper
Pengikat kap mesin dari Morris Mini Cooper

Inginnya sih orisinal, tapi demi kepraktisan, jeroan diupgrade menjadi 1.000 cc dengan kruk-as dan setang F10A Suzuki Carry.

Urusan mesin relatif mudah buat Damar, pasalnya ia juga mengelola bengkel spesialis mesin K-Zero.

Ban ini yang paling mirip bawaan aslinya, Hi-Miler Ground Grip yang dipesan khusus ke Bridgestone.

Harganya tak jauh beda dengan Extragrip, tapi lantaran stok lawas, maka dapatnya yang produksi 2005. Peleknya sendiri dari AMC CJ versi militer.

Lampu belakang orisinal, dengan lampu pinggir dari LJ versi militer.

(BACA JUGA: Estimasi Biaya Perawatan Toyota Fortuner Diesel Di Bengkel Resmi)

Paling sulit ketika membangun Jangkrik ini, ia hanya menjawab “Kalau ditawar orang.”
Paling sulit ketika membangun Jangkrik ini, ia hanya menjawab “Kalau ditawar orang.”

Memang dikomentari gak pas, tapi Damar menganggap itu jadi keunikan tersendiri.

Pengikat windshield ini terbuat dari kulit, diambil dari pengikat kap mesin dari Morris Mini Cooper.

Gardanorisinal LJ80 dengan final gear 4,7 :1. Pelindung gardan Okuyama, aksesori asli buat Corolla DX GT.

Editor : Indra Aditya

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa