Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Warning! Keenakan Upgrade Mobil Off-Road, Kantong Bisa Jebol

Indra Aditya - Senin, 30 April 2018 | 21:29 WIB
Jimny JB32 idaman sejak lama
Jimny JB32 idaman sejak lama

JIP.CO.ID – Doyan modifikasi jip atau off-road di alam bebas, harus direncanakan dengan baik bila tidak mau kantong jebol.

Setiap orang pencinta jip tahu persis, upgrade punya kenikmatan tersendiri selain mengemudi di alam bebas.

Kadang malah lebih antusias upgrade mobil daripada off-road itu sendiri.

Saat situasi tidak terkendali, bisa kena audit dari ibu negara (istri).

Yang sering kami sarankan adalah melakukan riset sebelum upgrade.

Misalnya riset via online dengan melihat forum-forum yang bertebaran di dunia maya.

(BACA JUGA: Kegunaan Bushing Arm Pada Kaki-kaki mobil)

Cara yang lebih efektif adalah ikut komunitas kendaraan sejenis atau komunitas off-road.

Semua ini sangat membantu yang akhirnya upgrade jadi lebih efektif.

Contoh kasus buat bayangan, saat kepingin ganti ban dengan diameter lebih besar.

Secara instan tampilan mobil jip pasti lebih ganteng dan menambah kemampuan di trek off-road.

Namun jika dicermati lebih dalam, ada juga yang harus diperhatikan.

Menggunakan ban lebih besar, bahkan masih dalam perkiraan toleransi kemampuan drivetrain, sedikit banyak akan mempengaruhi performa jip.

(BACA JUGA: Akibat Budget Minim, Ganti Ban Depan Atau Belakang Lebih Dulu?)

Contohnya begini, Taruhlah punya Jimny standar, yang ingin menggunakan ban kasar 30-31 inci, yang harga normalnya berkisar Rp 1 juta per buah.

Sekilas, hanya mengeluarkan Rp 5 juta termasuk ban serep, plus ongkos pasangnya.

Namun, ketika dipasang, timbul masalah lain. Jimny-nya kurang tinggi, sehingga butuh penyesuaian suspensi agar ban gak mentok ketika diajak manuver.

Paling gampang, upgrade per daun, serta pasang anting per.

Langkah ini, minimal mengeluarkan ongkos tambahan Rp 1 juta lagi, belum termasuk sokbreker.

Bila menggunakan per baru yang branded, bisa dipastikan angka itu melonjak hingga 3 kali lipat.

Celakanya, ketika digunakan, sokbreker kerap minta ikutan diganti.

Maklum, langkah suspensi berubah, dan kerjanya tak lagi optimal untuk beban segitu.

(BACA JUGA: Kenalin Nih, Transmisi Otomatis Tertua Yang Dipakai General Motors)

Siapkan dana lagi minimal Rp 1,5 juta.

Kelar semuanya, Jimny pun berdiri gagah dengan ban kasarnya, dan siap menggaruk lumpur sejadi-jadinya.

Tapi itu baru tampilannya. He..he..

Editor : Indra Aditya

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa