Mitsubishi Triton Athlete Memburu Matahari Di Kota Gudeg

Nabiel Giebran El Rizani - Minggu, 11 November 2018 | 19:00 WIB
Chasing The Sun
Chasing The Sun

Jip.co.id - Setelah berhasil mengabadikan matahari terbit di Budug Asu, Malang, perjalanan tim Chasing The Sun bersama Mitsubishi New Triton Athlete akhirnya tiba di kota Yogyakarta.

Tujuan kami di kota Gudeg ini untuk mengabadikan matahari terbit di gunung kedua dalam list ekspedisi Chasing The Sun, yakni Merapi.

Setelah beristirahat sejenak di sebuah hotel kecil di pusat kota Yogyakarta, kami memutuskan untuk ‘mendaki’ kawasan gunung Merapi dengan menggunakan New Triton Athlete.

(BACA JUGA: Sulitnya Cari Jeep AMC CJ-8, Banyak Yang Sreg Di Hati)

Tim menuju lokasi dengan menempuh berbagai medan jalan
Tim menuju lokasi dengan menempuh berbagai medan jalan
Tujuan kami adalah Jurang Jero camping ground yang terletak di kaki gunung dengan ketinggian 2.930 meter di atas permukaan laut (MDPL) ini.

Perjalanan kami menuju Jurang Jero pun tak mudah.

Dengan medan berbatu yang diselimuti pasir vulkanik, memaksa kami harus mengaktifkan penggerak empat roda pada New Triton Athlete.

Mitsubishi Triton Athlete mampu melibas berbagai medan jalan
Mitsubishi Triton Athlete mampu melibas berbagai medan jalan
Beruntung, Double cabin berparas maskulin ini memiliki kemampuan off-road yang cukup mumpuni, sehinga perjalanan kami menuju Jurang Jero bisa dilakukan tanpa harus mengeluarkan effort berlebih.

Spot pemotretan matahari terbit dilakukan di Srumbung, yang masih masuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Merapi.

Chasing The Sun
Chasing The Sun
Srumbung merupakan spot menarik lantaran berada di hulu Kali Putih. Saat Gunung Merapi erupsi pada 2010 lalu, aliran lahar dingin yang begitu masif melalui jalur Kali Putih.

(BACA JUGA: Tiga Jenis Bushing buat Per Daun di Jip, Pikap atau SUV)

Kami pun begitu terperangah ketika menyaksikan sisa-sisa kedahsyatan erupsi Merapi yang terlihat jelas peninggalannya berupa pasir dan batu vulkanik di sekitar Srumbung.

Chasing The Sun
Chasing The Sun
Namun sayang, sosok puncak Merapi terlihat “malu-malu” saat kami berusaha mengabadikannya, lantaran tertutup kabut tebal.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X