Ini 6 Penyebab Mobil Dengan Mesin Diesel Juga Bisa Boros Bahan Bakar

Nabiel Giebran El Rizani - Rabu, 27 Februari 2019 | 17:00 WIB
Ford Everest menggunakan mesin diesel berkapasitas 2.500 cc
Dok. Auto Bild Indonesia
Ford Everest menggunakan mesin diesel berkapasitas 2.500 cc

Jip.co.id - Mobil SUV atau double cabin bermesin diesel biasanya irit bahan bakar.

Namun, karena beberapa masalah kerap menimbulkan pemborosan konsumsi solar.

“Mesin diesel terkenal tangguh dan irit BBM, tapi ketika beberapa komponen bermasalah mesin diesel bisa saja menjadi boros,” ungkap Sanusi Workshop Head Isuzu Astra Biz Centre BSD, Tangerang.

  1. Nozzle Injektor Jebol

Pada sistem pembakaran mesin diesel, injektor jadi ujung tombak untuk menyemprotkan solar bertekanan ke ruang bakar.

Injektor yang baik harus mampu bekerja saat mesin sedang proses kompresi.

(Baca Juga : Begini Cara Untuk Menghilangkan Bau BBM Diesel Di Kabin Mobil)

 

Namun, jika noozle injector jebol, otomatis bahan bakar akan keluar dengan volume lebih banyak.

Hal ini tentunya akan membuat konsumsi solar semakin boros dan keluar asap hitam.

Asap hitam menandakan proses pembakaran yang tidak sempurna, akibat campuran solar yang berlebih.

  1. Sistem Pendingin Bermasalah

Sistem pendingin berfungsi untuk menjaga suhu kerja mesin, agar tenaga dan konsumsi bbm seimbang.

Jika sistem pendingin mengalami overcooling, otomatis terjadi pemborosan bahan bakar.

Alasannya, karena panas dari pembakaran terbagi untuk tenaga dan memanaskan mesin.

  1. Akibat AC On

Mungkin penyebab satu ini paling banyak dikeluhkan, padahal AC mobil tidak mengonsumsi solar.

Saat AC menyala, kompresor akan bekerja dengan daya yang tidak sedikit, sehingga cukup menguras tenaga mesin.

 

Kondisi ini normal, tapi jika terjadi masalah pada sistem AC akan berpengaruh terhadap konsumsi BBM.

Misalnya, AC yang terlalu dingin disebabkan kompresor terus bekerja saat tekanan freon tinggi.

  1. Ban Dengan Tapak Lebar

Sebenarnya, ban sudah sesuaikan dari segi kenyamanan, handling, dan power consumption.

Namun alasan estetika, membuat beberapa orang mengganti ban dan velg dengan ukuran lebih besar.

Memang ban besar membuat handling lebih stabil, tapi juga memerlukan energi lebih besar untuk menggerakannya.

Dengan begitu, tentunya akan berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar yang lebih banyak.

  1. Cara Mengemudi

Seirit apapun mobil, jika dikemudikan secara ugal-ugalan maka mobil akan menjadi boros.

Sebab jika, mobil dikendarai dengan manuver dan rem mendadak akan membuat mesin bekerja lebih keras.

(Baca Juga : Apakah Turbo Dari Mesin Diesel Bisa Digunakan di Mesin Bensin?)

 

Sehingga solar yang dibutuhkan akan lebih banyak, dan konsumsi BBM akan semakin boros.

  1. Kondisi Jalan

Anda pasti tahu data konsumsi bahan bakar antara rute dalam kota dan luar kota berbeda.

Rute dalam kota biasanya lebih boros, karena banyak lampu merah dan macet.

Meski begitu, kontur jalan yang naik-turun, seperti puncak juga bisa menyebabkan konsumsi BBM lebih boros.

 

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X