Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Hasil Jerih Payah Modifikasi Suzuki Jimny JB32, Dari Uzur Jadi Keren!

Rindra Pradipta - Selasa, 6 Juli 2021 | 06:09 WIB
Modifikasi Suzuki Jimny JB32
Modifikasi Suzuki Jimny JB32

Jip.co.id - Berkat perkenalannya dengan majalah Inside Jimny, Hary Triyono menjadi bertambah wawasannya soal jip Suzuki itu.

Padahal, sebelumnya Hary Triyono hanya mengenal Lj80, SJ410 atau pun SJ413 Caribian saja, yang memang hanya tipe-tipe tersebut yang beredar secara luas di Indonesia.

Bertambahnya wawasan soal tipe Jimny itu, membuatnya kepincut dengan Jimny JB32 dan sangat ingin memilikinya.

“Menurut saya, JB32 merupakan puncak dari Jimny Gen 2. Setelah mengamati beberapa ulasan pada Inside Jimny mengenai jip yang satu ini, timbul keinginan saya untuk memilikinya,” ujar suami Herlina ini.

“Padahal saya tahu untuk mendapatkan JB32 ibaratnya mencari jarum ditumpukan jerami,” lanjut bapak beranak dua itu..

Baca Juga: Ini yang Sering Menjadi Kendala Pengendara Suzuki Jimny Lawas

Modifikasi Suzuki Jimny JB32 dengan konsep ELK Version
Modifikasi Suzuki Jimny JB32 dengan konsep ELK Version

Sebuah kabar menggembirakan akhirnya sampai ke telinga ayah dari Almer Reyhan dan Nadhim Savero itu.

Seorang kawan mengatakan, ada Jimny JB32 ex salah satu kedutaan negara sahabat, yang akan dijual. Saat itu, Jimny JB32 itu sudah dimiliki orang lain, bukan lagi aset kedutaan.

Dengan semangat membara Hary pun lantas menyambangi mobil tersebut. Dan ia pun menjadi kecewa.

“JB32 itu bekas kena banjir ditahun 2007 silam dan semenjak itu mengalami kerusakan dan dibiarkan teronggok beritu saja di dalam garasi. Kondisinya cukup mengenaskan,” keluh pria yang berkarier di dunia perminyakan ini.

Hanya blok mesin G13BA bawaan kendaraan saja yang diambil, sisanya donor limbah mesin halfcut JB32.
Hanya blok mesin G13BA bawaan kendaraan saja yang diambil, sisanya donor limbah mesin halfcut JB32.

Namun lantaran hati sudah bulat untuk memiliki JB32 idaman, maka ia pun memberanikan diri untuk meminangnya.

Setelah ditebus, perjuangan Hary masih sangatlah panjang. Mesin dan transmisi dalam kondisi rusak berat dan susah digiring kembali ke jalan yang benar.

Begitu pun interiornya, walau masih tergolong utuh, sebagian komponen interior sudah sulit untuk dipakai lagi, lantaran umumnya sudah rusak karena rendaman air beserta lumpur dan sudah menjadi sarang tikus.

Walau kondisi seperti itu, Hary tak menyerah untuk merestorasi JB32nya. Ketersediaan spare parts dan perintilan-perintilan lainnya yang sangat terbatas, merupakan hal yang mengancam kelanjutan restorasinya.

Saat diambil, banyak bagian interior yang hilang atau pecah, terutama pada trim pembungkus interiornya.
Saat diambil, banyak bagian interior yang hilang atau pecah, terutama pada trim pembungkus interiornya.

Namun akhirnya ia pun mengambil langkah paling masuk akal dengan membeli halftcut JB32 untuk dikawinkannya dengan JB32 miliknya.

“Hampir mustahil menghidupkan kembali jip ini tanpa ada back up spare parts, kecuali dengan halfcut. Semuanya yang rusak dan tidak ada pada kendaraan, mendapat donor dari halfcut,” imbuhnya.

“Kebetulan saya dapat halfcut JB32 matik….sekalian deh upgrade transmisi menjadi matik,” kekehnya.

Bak efek domino… upaya Hary tidak terhenti di situ saja, referensi yang diperolehnya menjadi pemicu.

Baca Juga: Komponen yang Punya Peran Penting Agar AC Mobil Dingin Terus

Jurus perburuan barang eks  Jimny Jepang pun dijabani. Detik-detik terakhir Hari justru berhasil mendapatkan jok lengkap  limbah dari JB32 ELK.
Jurus perburuan barang eks Jimny Jepang pun dijabani. Detik-detik terakhir Hari justru berhasil mendapatkan jok lengkap limbah dari JB32 ELK.

“JB32 yang saya dapat bukan tipe ELK yang merupakan kasta tertinggi pada jajaran JB32. Saya gak mau tanggung-tanggung, sekalian saja saya jadikan JB32 ELK,” lanjutnya bersemangat.

Perburuan parts ELK pun jadi tema berikutnya, yang juga melibatkan kembali bursa spareparts limbah eks Jepang.

“Totalitas…..sebelum semua kartu kartu jatuh saya tidak mau berhenti untuk mendandani JB32 saya ini menjadi versi ELK. Malah, kalau bisa lebih dari versi ELK yang dipasarkan di Jepang sana,” tuturnya.

Demi memberikan ciri ELK, dipasangkan emblem ELK, tyre cover serta footstep aluminium. Berkat ketekunan dalam berburu, akhirnya  satu-persatu barang tersebut berhasil diperoleh
Demi memberikan ciri ELK, dipasangkan emblem ELK, tyre cover serta footstep aluminium. Berkat ketekunan dalam berburu, akhirnya satu-persatu barang tersebut berhasil diperoleh

Setidaknya butuh waktu 8 bulan untuk mengembalikan kembali eksitensi JB32 milik Hari tersebut dari kondisi ‘mati suri’.

Lantas perlu waktu 6 bulan lagi untuk mendapatkan parts dan perintilan pernik ELK maupun produk aftermarket Suzuki Sport ataupun komponen langka lainnya.

Artinya, selama lebih dari setahun Hary harus bersabar. “Penantian lama ini berbuah manis…. semuanya sesuai dengan perjuangan dan pengorbanan yang ada,” tutupnya.

 

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa