Ini Kelemahan Tambal Ban Tubeless Mobil Pakai Jenis Cacing

Nabiel Giebran El Rizani,Ryan Fasha - Selasa, 13 Juli 2021 | 10:15 WIB
Ilustrasi ban bocor
Ilustrasi ban bocor

Jip.co.id - Ban mobil berjenis tubeless atau tanpa ban dalam bisa juga mengalami bocor.

Umumnya pemilik mobil menambal ban tubeless yang bocor pakai jenis string tubless atau populer disebut "tambal ban cacing".

Tambal ban cacing buat ban tubeless ini populer karena biaya murah, cepat, dan mudah didapat.

"Tambal ban jenis ini cuma butuh waktu enggak sampai 5 menit dan biaya juga enggak sampai Rp 50 ribu untuk satu lubang," buka Arizon, pemilik bengkel ban mobil Duta Motor.

Ilustrasi. Cacing Karet Tambal Ban Tusuk
bukalapak.com
Ilustrasi. Cacing Karet Tambal Ban Tusuk

Baca Juga: Volvo XC90 Jangan Sering Disimpan, Nanti Rusak. Kok Bisa?

"Namun, tambal ban cacing ini memiliki kelemahan jika dibanding teknik tambal ban lain seperti tiptop atau payung," tambahnya.

Ini karena saat proses memasukkan karet penambal ke ban lubang sumber kebocoran mesti dilebarkan terlebih dahulu.

Proses memperbesar lubang ini bisa membuat lapisan di ban mobil menjadi robek atau rusak.

Bahkan saat membesarkan lubang di ban ini lapisan ply atau anyaman benang nylon bisa putus.

Otomatis kekuatan ban akan berkurang dan jelas merusak ban mobil.


Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa