Jangan Asal Ganti Anting Per Daun Kalau Ngga Mau Sempoyongan

Bimo SS - Rabu, 15 September 2021 | 11:10 WIB
anting per daun
anting per daun

Jip.co.id - Sobat JIP pasti sudah tau kalau mengganti anting per atau juga dikenal dengan sebutan sakel adalah pilihan paling mudah untuk membuat jip yang masih mengadopsi per daun untuk tampil lebih jangkung secara instan.

Namun sayang sekali, efek yang diidamkan tersebut justru membawa dampak negatif.

Hal yang paling sering dikeluhkan adalah Jip jadi sempoyongan ketika dikendarai.

Hal ini lebih disebabkan oleh penggunaan anting per yang terlalu tinggi.

Baca Juga: Jangan Sembarangan Pilih Strap, Nyawa Taruhannya

Penggantian anting per harus dalam batas toleransi
Penggantian anting per harus dalam batas toleransi

“Sudut caster akan berubah saat menggunakan anting per yang tinggi, posisi gardan depan akan menunduk, hal ini menyebabkan roda tidak berbelok tepat pada titik tumpunya”, jelas Dennis Immanuelle dari Bengkel MMC.

Sudut caster bisa berubah setelah penggantian anting per
Sudut caster bisa berubah setelah penggantian anting per

“penggunaan anting per lebih tinggi masih diperbolehkan, asalkan masih dalam batas toleransi. Maksimal lebih panjang 2 cm dari spesifikasi anting per aslinya, walaupun masih tetap akan terasa perbedaan pengendalian dibanding anting per standar”, ujar Asep Hale dari Hale 4x4 Bandung.


Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa