Suka Telat Ganti Oli Transmisi CVT? Ini Dia Bahayanya

Nabiel Giebran El Rizani,Radityo Herdianto - Jumat, 24 September 2021 | 15:45 WIB
ilustrasi Oli Transmisi CVT
Abdul Aziz Masindo
ilustrasi Oli Transmisi CVT

Jip.co.id - Disarankan untuk ganti oli transmisi CVT sesuai jadwal perawatan berkala yang ditentukan oleh pabrikan mobil.

Bahkan kalau bisa ganti oli transmisi CVT lebih cepat dari jadwal akan jauh lebih baik.

Tujuannya untuk menghindari kemungkinan terburuk, seperti yang dijelaskan oleh Jehan Auda Adji Prakasa, Service Manager bengkel resmi Honda Pondok Indah, Jakarta Selatan.

"Kalau oli telat diganti, ada risiko gesekan berlebih antara sabuk baja dengan pulley," ungkapnya. 

Baca Juga: Cegah Rusaknya Karet Boot Sebelum Terlambat

Yang perlu diketahui, kedua komponen tersebut terbuat dari logam.

Saat transmisi CVT bekerja, kedua komponen ini saling bergesekan satu sama lain dalam putaran yang sangat cepat.

"Kualitas oli transmisi yang menurun mengurangi kemampuan lubrikasinya," tekan Jehan.

"Hilangnya lubrikasi memperbesar friksi yang bisa menggerus permukaan pulley," terusnya.

Bahkan sabuk baja rentan putus jika pressure yang diterima terlalu besar akibat meningkatnya friksi. 


Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa