Pakai Engine Brake Pada Transmisi Otomatis Saat Offroad Bisa Merusak?

Rindra Pradipta - Rabu, 24 November 2021 | 13:30 WIB
Winch belakang mobil off-road
Bimo SS
Winch belakang mobil off-road

Jip.co.id - Hari gini rasanya mobil 4x4 dan SUV sudah sebagian besar menggunakan transmisi otomatis.

Tujuannya pastinya untuk kenyamanan dan kepraktisan pengemudi saat berkendara di segala jenis medan.

Namun, pemakaian transmisi yang asal pakai pastinya akan berimbas pada masa pakai. Contohnya seperti penggunaan engine brake pada transmisi otomatis.

Baca Juga: Yuk Mengenal Suspensi IFS, Sebenarnya Cocok Gak Ya Buat Offroad?

Transmisi matic dan transfercase bawaan mesin ikutan dipasang. Pemasangannya tuas transmisi sangat rapi seperti bawaan pabrik.
Transmisi matic dan transfercase bawaan mesin ikutan dipasang. Pemasangannya tuas transmisi sangat rapi seperti bawaan pabrik.

Meskipun sepele, hal ini rumornya dapat merusak transmisi otomatis mobil Anda dalam jangka panjang.

Memang pada transmisi otomatis tidak terjadi engine break dan transmisi L membantu proses engine break saat kondisi jalan menurun atau landai.

Namun teknik tersebut hanya membantu kinerja rem mobil, jangan sepenuhnya memanfaatkan tenaga engine break.


Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa