Sungguh Ajaib, Land Rover Defender Dibuat Lebih Sakti di Dua Alam

GBRN - Kamis, 3 Februari 2022 | 19:40 WIB
Land Rover Defender 130
Land Rover Defender 130

Jip.co.id - Land Rover memang sakti soal off-road di medan ekstrem. Kemampuan jelajahnya menuai pujian dimana-mana.

Mobil andalan petualang itu juga terkenal nyaman saat turing di medan country road, dua jempol deh untuk jip buatan Inggris ini.

Akan tetap, meski berstatus legendaris di sekujur bumi, gak ada yang memuji Landy soal tenaganya. Karena memang, dari lahirnya saja sudah berbeda konsep dengan 4x4 lain, misalnya Jeep yang asal Amerika, ataupun Toyota yang asli Jepang. 

Mesin diganti menggunakan GM LS 6.0 V8
Mesin diganti menggunakan GM LS 6.0 V8

 
Land Rover Series dan Defender gak ada yang menggunakan mesin berkapasitas besar layaknya Jeep dan Toyota yang sudah akrab dengan 6 silinder 4.000 cc.

Baca Juga: Mesin Turbo Digeber Dulu Sebelum Dimatikan, Boleh Gak Sih?

Landy selalu mengandalkan suspensi lentur, distribusi bobot serta rasio transmisi yang sangat low untuk menunjang kemampuan jelajahnya.

Transmisi diubah menjadi automatic dengan girboks TH400 baru, lengkap dengan torque converter nya
Transmisi diubah menjadi automatic dengan girboks TH400 baru, lengkap dengan torque converter nya
  

Maka jangan heran, bila tak sedikit mendambakan Landy bertenaga besar karena kerap gemas saat diajak jalan di aspal. Pun terlihat dari beberapa rumah modifikasi luar negeri yang memasang mesin besar ke Landy, seperti Twisted dan Wildcat.

Namun, agak berbeda yang terjadi di Solo, Jawa Tengah. Widodo Teguh, juragan ProRock Engineering yang kenyang bermain mesin V8 Amerika, tiba-tiba mengabarkan sebuah proyek Defender menggunakan mesin V8 asal Amerika. Pemiliknya adalah Totok, asal Jakarta.

Pelek kaleng langka Defender Wolf Military 16 inci, memberikan nuansa tangguh dan fungsional
Pelek kaleng langka Defender Wolf Military 16 inci, memberikan nuansa tangguh dan fungsional
 

“Mesinnya sudah dilepas saat datang. Kalau gak salah, karena mesin itu sudah retak, dan sparepartnya susah, dan mahal. Dia tanya alternatifnya apa? Ya saya jawab, kalau di ProRock, ya V8,” cerita Widodo.

Setelah diukur-ukur ruangnya, semua terlihat pas placementnya. Tak ada kesulitan berarti lantaran ProRock memang sudah sering melakukan engine swap.

Baca Juga: Biasa Buat Mobil High Performance, Oil Cooler Juga Cocok Untuk Harian


Editor : GBRN

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa