Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Toyota Fortuner Bekas Tahun 2014, Tipe G Cuma Rp 200 Jutaan, Diesel TRD Segini

GBRN - Senin, 7 Februari 2022 | 10:43 WIB
Ilustrasi Toyota Fortuner
Dok.OTOMOTIF
Ilustrasi Toyota Fortuner

Jip.co.id - Anda sedang mencari SUV bekas yang bertenaga dan bertampang macho?

Pilihannya bisa lirik Toyota Fortuner bekas tahun 2014.

Toyota Fortuner tahun 2014 memang sudah cukup berumur akan tetapi untuk desainnya cukup menarik untuk sebuah Big SUV.

Toyota Fortuner tahun 2014 ini pun sangat cocok buat yang mau upgrade mobil ke Big SUV.

Baca Juga: Masalah yang Biasanya Melanda Rem Parkir Elektrik Mobil

Toyota Fortuner memiliki 2 varian mesin yaitu bensin dan diesel.

Berapa harga pasaran untuk Toyota Fortuner tahun 2014?

Untuk harganya sekarang ini berada di Rp 230-320 juta.

Berikut daftar harga Toyota Fortuner tahun 2014 untuk wilayah Jabodetabek yang bisa dilihat di kanal Pricelist GridOto.com.

Bensin TRD 2014 2.700 cc, 163 dk Rp 280 juta
Diesel A/T Facelift 2014 2.500 cc, 144 dk Rp 290 juta
Diesel M/T Facelift 2014 2.500 cc, 144 dk Rp 310 juta
Diesel TRD A/T 2014 2.500 cc, 149 dk Rp 320 juta
G Lux 4x2 A/T Facelift 2014 2.700 cc, 163 dk Rp 260 juta
G Lux 4x2 M/T Facelift 2014 2.700 cc, 163 dk Rp 230 juta

Cegah Turbo Toyota Fortuner, Pajero Rusak, Ini Tips Do's And Don't Mesin Diesel Turbo

Toyota Fortuner
Toyota Fortuner

Di pasaran, mobil diesel turbo ada Toyota Fortuner, Kijang Innova, Mitsubishi Pajero dan Isuzu Panther.

Dalam beberapa kasus, ada yang turbonya mengalami kerusakan.

Kerusakan turbo masih ada yang bisa diperbaiki selama tidak terlalu parah.

Namun banyak juga yang tidak bisa diperbaiki ketika kerusakannya sudah terlalu parah.

Baca Juga: Penyebab Ketika Transmisi Otomatis Mobil Anda Nyangkut

"Biasanya kalau sampai as cartridgenya rusak, sebaiknya ganti 1 unit utuh assy," ujar Moehammad Sobirin dari Surya Mas Diesel di Kemanggisan, Jakbar.

Untuk Toyota Fortuner harga barunya berkisar dari Rp 25 juta sampai Rp 30 jutaan, sementara Pajero Sport harganya berkisar Rp 25 jutaan.

Nah, berikut ini adalah Do's And Don't pada mesin diesel berturbo.

Do's :

1. Oli mesin harus diperhatikan, jangan sampai telat ganti oli dan harus pakai oli yang khusus untuk mesin turbo. Kalau sampai telat ganti oli atau spek olinya gak sesuai bisa menyebabkan turbo jebol.

2. Tunggu sekitar 20 detik sampai 30 detik baru mesin dimatikan ketika habis berkendara, karena jika langsung dimatikan oli langsung terputus sementara turbo masih berputar. Sebaiknya pasang turbo timer.

3. Filter udara harus dalam kondisi selalu bersih. Perhatikan filter udara jangan sampai kotor, karena udara yang dihisap turbo tidak boleh kotor dan lembab.

4. Hawa yang dikeluarkan oleh mesin tidak boleh mengandung oli, harus bersih dan tidak boleh lembab.

Baca Juga: Ada Suara Kasar Pada Mesin, Waspada Bisa Jadi Komponen Ini Mulai Rusak

Don't :

1. Telat ganti oli mesin

2. Filter udara dibiarkan kotor

3. Mesin langsung dimatikan ketika baru parkir

Perbaikan :

1. Kipas

Kalau kipas bermasalah biasanya menyebabkan as cartridge oblak, menyebabkan oli bocor, sampai as patah. Kalau ini terjadi biaya perbaikan mahal, lebih baik ganti 1 unit as cartridge berikut rumahnya.

2. Selang oli dari mesin tidak lancar

Agar turbo lancar, tekanan oli dari mesin harus lancar tidak boleh tersendat. Maka harus dicek secara berkala kondisi selang oli ini. Karena turbo butuh pasokan oli bertekanan tinggi dari mesin agar bisa berjalan lancar

3. Pendinginan air

Turbo memiliki 2 sistem pendinginan, ada yang radiator dan water pump. Kalau salah satu atau keduanya ada yang bocor, maka oli dari turbo akan bercampur dengan air dan masuk ke mesin. Tidak hanya turbonya, mesin pun bisa rusak. Biasanya kebocoran terjadi karena seal repair kit turbo getas sehingga air bisa bercampur dengan oli yang ada di dalam turbo.

Gejala turbo rusak :

1. Banyak rembesan oli di rumah keong yang terjadi karena suhu turbo terlalu panas

2. Suara turbo lebih berisik atau terdengar seperti siulan karena posisi kipas berubah atau ada yang tidak vacuum

3. Asap hitam mulai terlihat dari knalpot. Ada kebocoran yang awalnya sedikit namun dibiarkan terus sampai parah kondisi turbonya.

4. Ada suara gesekan ketika mesin akan dihidupkan atau mau dimatikan. Putaran kipasnya sudah mulai berat dan timbul gesekan.

5. Turbo tidak mau hidup di 1.500 rpm sampai 2.500 rpm. Ini bisa terjadi juga karena putaran kipas yang sudah mulai berat

Editor : GBRN

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa