Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Langkah Realistis Supaya Jeep Wagoneer Ini Nyaman Dipakai Harian

Bimo SS - Rabu, 23 Februari 2022 | 11:30 WIB
Jeep Wagoneer
Bimo SS
Jeep Wagoneer

Jip.co.id - “Saya beruntung bisa mendapatkan Wagoneer ini dalam kondisi cukup lumayan, meskipun ada beberapa bagian yang sudah mulai usang,” awal cerita Andreas.

Era SUV Jeep Wagoneer boleh saja berakhir hampir seperempat abad silam, namun pesona SUV Amerika ini masih kuat tertanam.

Hubcap asli SJ Wagoneer belum didapat, sementara dipasangi milik J20 keluaran 1974. Dipasangkan dengan ban Dunlop SP Road Gripper 7.50x16.
Bimo SS
Hubcap asli SJ Wagoneer belum didapat, sementara dipasangi milik J20 keluaran 1974. Dipasangkan dengan ban Dunlop SP Road Gripper 7.50x16.

Dan pesona inilah yang dirasakan oleh Andreas Marta setelah mendapatkan Jeep Wagoneer keluaran 1972.

Niat awal Andreas ingin merestorasi Wagoneer ini kembali ke kondisi semula, namun kondisi mesin bawaan sudah tidak fit lagi dan minimnya ketersediaan parts untuk mobil ini.

Grill dengan sebutan chesee grater grille dari bahan aluminium dengan motif kotak-kotak asli bawaan kendaraan masih dipertahankan
Bimo SS
Grill dengan sebutan chesee grater grille dari bahan aluminium dengan motif kotak-kotak asli bawaan kendaraan masih dipertahankan

Di satu sisi, Andreas menginginkan SUV ini bisa dipakai harian tanpa kendala dan nyaman tentunya. “Pokoknya tidak dipusingkan dengan permasalahan teknis khas kendaraan tua”, kekehnya.

Mesin dipasangi milik Jeep XJ Cherokee lengkap dengan transmisi matic dan transfercase nya.
Bimo SS
Mesin dipasangi milik Jeep XJ Cherokee lengkap dengan transmisi matic dan transfercase nya.

Langkah idealis dan realistis akhirnya digabungkan, idealisme dapat dilihat dari dipertahankannya body klasik Wagoneer dengan segala perniknya.

Sedangkan langkah realistis dapat ditemui pada mesin dan transmisi yang dicomot dari SUV Jeep yang lebih muda.

Khusus gardan depan, posisi bonggol gardan dipindah ke sebelah kiri menyesuaikan output transfercase XJ Cherokee.
Bimo SS
Khusus gardan depan, posisi bonggol gardan dipindah ke sebelah kiri menyesuaikan output transfercase XJ Cherokee.

Supaya kesan klasik Wagoneer lebih kentara, Andreas memasangkan stiker motif kayu. Potongan motif kayu serta dimensinya dipilih dari model Wagoneer keluaran 1975 yang lebih besar dibandingkan keluaran 1972.

Bagian interior banyak dilakukan improvisasi untuk melengkapi dan menambah kenyamanan Jeep Wagoneer ini.
Bimo SS
Bagian interior banyak dilakukan improvisasi untuk melengkapi dan menambah kenyamanan Jeep Wagoneer ini.

“Sebelum tahun 1975, motif kayu pada Wagoneer sifatnya optional, sedangkan untuk tahun 1975 sudah menjadi standar identitas Wagoneer hingga produksinya berhenti”, tutup Andreas.

Baca Juga: Rela Rombak Land Cruiser FJ40 Hardtop Supaya Punya Versi Kanvas

 

Menambah kesan klasik, dipasangi motif kayu seperti Wagoneer keluaran 1975.
Bimo SS
Menambah kesan klasik, dipasangi motif kayu seperti Wagoneer keluaran 1975.

Editor : GBRN

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa