Ini Alasan Alm. Syamsir Alam Gemar Dengan Mesin Diesel Untuk Ekspedisi

Rindra Pradipta - Jumat, 20 Mei 2022 | 11:05 WIB
Ilustrasi off-road Meratus Expedition di Kalimantan.
Ilustrasi off-road Meratus Expedition di Kalimantan.

Jip.co.id - Minat offroad ekspedisi dengan durasi panjang memang tidak pernah surut dari peminat.

Setiap tahun selalu ada kemasan baru, yang membuat para offroader tertantang untuk berpartisipasi.

Nah, offroad dengan durasi panjang di daerah yang jauh dari peradaban, pasti butuh perisapan matang.

Baca Juga: Tips Bermain Off-Road Ringan dengan Mobil Standar

Syamsir Alam, sudah memulai kisahnya dalam dunia offroad sejak masa muda
Syamsir Alam, sudah memulai kisahnya dalam dunia offroad sejak masa muda

Banyak hal yang disiapkan agar tunggangan offroad kita optimal di medan offroad. Salah satunya adalah mempersiapkan mesin.

Urusan sumber tenaga, off-road dengan durasi panjang seperti ini pastinya butuh mesin yang punya durabilitas tinggi.

“Mesin yang paling rekomen buat off-road panjang seperti ini adalah diesel. Selain durabilitas, ini adalah mesin yang paling tidak rewel saat terendam air,” jelas alm. Syamsir Alam, semasa hidupnya.

Memang karakter mesin diesel terkesan bolot, tapi sebenarnya diesel sudah kaya akan torsi di putaran mesin rendah.

“Off-road itu kita butuh menjaga traksi roda di putaran rendah, itu kenapa mesin diesel ideal,” terang almarhum yang akrab sekali dengan mesin diesel.


Editor : GBRN

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa