Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Perhatikan Kode Indikator Bobot Pelek, Salah Pilih Fatal Akibatnya!

GBRN - Rabu, 15 Juni 2022 | 20:30 WIB
ilustrasi pelek mobil
Ryan/GridOto
ilustrasi pelek mobil

Jip.co.id - Bila dilihat dengan seksama pada bagian kode indikator pelek terdapat ukuran berat yang ditandai dengan satuan kilogram (kg).

Angka pada kode indikator pelek ini bermacam-macam tergantung pabrikan pembuatnya.

Kode indikator ini sangat penting diperhatikan karena akan sangat berpengaruh terhadap safety mobil.

"Tulisan yang biasanya terdapat di belakang palang pelek ini bukan berat dari pelek tersebut, namun kekuatan maksimal yang bisa ditahan oleh pelek," ucap Didi Ahadi selaku Technical Service PT Toyota-Astra Motor (TAM).

Angka yang tertera biasanya ditulis 700 kg, 800, kg, 1.000 kg, bahkan bisa lebih.

 

bobot yang mampu ditopang pelek
Ryan/GridOto
bobot yang mampu ditopang pelek
 

 

Baca Juga: Bukan Saat Hujan, Gunakanlah Lampu Hazard Saat Kondisi Seperti Ini

Perbedaan angka ini diperuntukkan untuk jenis mobil yang berbeda-beda.

Dan angka ini ditunjukkan untuk satu buah pelek.

Jadi bila terdapat empat roda maka tinggal dikalikan empat.

"Sebagai contoh, bobot mobil MPV seperti Toyota Avanza berkisar 1,42 ton, berarti pelek dengan kode indikator 700 kg sudah mampu karena jumlah total beban yang bisa ditopang mencapai 2,8 ton," tambahnya.

Berbeda lagi dengan mobil SUV yang memiliki bobot lebih berat.

Pastinya membutuhkan spek pelek yang mampu menopang lebih berat lagi.

Berat tidaknya bobot yang mampu ditopang sebuah pelek dipengaruhi banyak hal.

Salah satunya yakni campuran bahan yang digunakan.

ilustrasi pelek SUV
Nugie/otomotifnet
ilustrasi pelek SUV

Baca Juga: Masih Pakai Filter Oli Mesin Palsu, Ini Efeknya Buat Mesin

Campuran bahan aluminium dan besi yang semakin kuat pasti akan menambah daya topang pelek tersebut.

Selain itu, jumlah lubang baut yang ada di pelek juga berpengaruh.

"Karena SUV atau sejenis mobil off-road memiliki bobot lebih berat, pasti jumlah bautnya juga lebih banyak sekitar 5 atau 6 baut," beber Didi.

Dikaitkannya dengan faktor safety karena saat mobil berjalan dikecepatan tinggi, permukaan jalan yang tidak rata dan ayunan suspensi akan semakin menambah beban pelek tersebut.

Maka dari itu, penting hukumnya memilih pelek yang sesuai peruntukkannya.

Jangan hanya memiliki desain palang pelek yang menarik langsung dipilih.

Editor : GBRN

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa