Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Beberapa Mitos Tentang Mesin Diesel, Mana yang Sering Anda Dengar?

GBRN - Kamis, 25 Agustus 2022 | 10:00 WIB
Ilustrasi mesin diesel
Dok. Otomotif
Ilustrasi mesin diesel

Jip.co.id - Mesin diesel memang cukup terkenal saat ini, akan tetapi masih banyak juga yang ragu dengan mesin ini.

Apakah mitos negatif mengenai mesin diesel yang sudah beredar ada benarnya?

Mari kita bahas satu per satu.

1. Selalu berasap

 
 

Pada dasarnya rumor ini tidak salah.

Mesin diesel memang mengeluarkan emisi karbon yang mudah terlihat saat akselerasi berupa asap hitam dari knalpot.

Untungnya, kini mobil diesel telah dilengkapi dengan DPF (Diesel Particulate Filter) yang mampu menyaring hingga 95% partikel.

Bila sudah menumpuk terlalu banyak, ada sistem otomatis yang membakar residu tersebut yang membuat terlihat sedikit asap.

Tapi bisa dibilang saat ini diesel modern bebas dari asap.

Baca Juga: Perbedaan Perawatan Mesin Diesel Common Rail Dengan Diesel Konvensional

2. Lebih mahal

Mesin diesel dibuat dari material yang lebih kuat dibanding mesin bensin.

Alhasil biaya produksi meningkat dan berakibat ke harga jual di pasaran.

Hal ini juga membuat pajak tahunannya sedikit lebih tinggi.

3. Bertenaga lebih kecil

Tenaga mesin diesel memang memiliki figur lebih kecil dari bensin.

Namun, saat ini rata-rata diesel modern sudah dilengkapi turbo, jadi tenaganya tak lagi kalah.

Bila berbicara torsi, diesel jauh lebih baik ketimbang bensin.

4. Perawatan jauh lebih mahal

Berdasarkan data yang kami dapat dari sejumlah APM, tidak benar kalau diesel memerlukan biaya perawatan jauh lebih mahal.

Di bengkel resmi selisih biaya perawatannya sangat tipis dengan bensin.

5. Selalu berisik

Karena perbandingan kompresi yang sangat tinggi, mesin diesel memang memiliki kecenderungan bersuara lebih keras.

Namun, diesel modern memiliki keheningan serupa mesin bensin saat berakselerasi.

6. Gas buang lebih kotor

Rumor ini tercetus karena melihat jelaga hitam dari diesel.

Padahal sesungguhnya, zat beracun yang dibawa gas buang diesel jauh lebih kecil dibanding mesin bensin.

Emisi CO dan karbon dioksidanya juga tak membahayakan kesehatan kita.

Baca Juga: Ini Dia Alasan Mobil Diesel yang Pakai Biosolar Harus Sering Purging

7. Harus menunggu sebelum mematikan mesin

Mitos ini hanya benar di masa lalu, ketika turbo masih memakai bearing yang memuai saat panas.

Untuk itu harus didinginkan sejenak sebelum dimatikan untuk menghindari kerusakan.

Tapi sekarang itu sudah tak diperlukan karena teknologi material saat ini sudah sangat maju.

 Turbo VS NA, Mana Paling Fun To Drive Antara CR-V dan CX-5?

8. Payah di tanjakan

Justru sebaliknya, mesin diesel sangat perkasa di tanjakan.

Dengan torsi besar terjadi di putaran rendah, diesel lebih fleksibel diajak menanjak.

9. Getaran lebih besar

Secara umum kompresi tinggi di mesin diesel menghasilkan getaran lebih banyak.

Namun dengan teknologi injeksi elektronik serta turbo, getaran mesin diesel saat ini sudah sangat halus.

Apalagi ditambah peredaman maksimal dari dudukannya, nyaris tak ada perbedaan getaran di mesin bensin dan diesel modern.

Editor : GBRN

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa