Kebiasaan Kecil Seperti Ini, Bisa Berdampak Buruk Bagi Mesin Mobil

GBRN - Rabu, 21 September 2022 | 10:24 WIB
Ilustrasi indikator BBM
Abdul Aziz Masindo/otoseken.id
Ilustrasi indikator BBM

Jip.co.id - Kebiasaan yang terkadang dilakukan oleh pengendara mobil adalah baru mau mengisi bahan bakar ketika sudah mau habis.

Jangan dibiasakan, ini adalah kebiasaan yang buruk bagi mesin.

Pasalnya, dengan jumlah bahan bakar minim, kecenderungan pompa bahan bakar tidak terendam saat mobil bermanuver kian besar.

Ini bisa terjadi meski desain tangki modern kini telah memiliki banyak sekat di dalam­nya.

Hal ini tentu sangat berbahaya lantaran mesin dapat mati secara tiba-­tiba akibat asupan bensin yang terputus.

Belum lagi dengan tumpukan kotoran di dasar tangki.

Baca Juga: AC Suzuki Jimny Lawas Bisa Jadi Adem, Begini Ramuan Mujarabnya

Tumpukan kotoran ini bila terhisap, tentu akan mempercepat usia pakai filter bensin.

Bila tak terdeteksi dengan cepat, otomatis kerja fuel pump semakin berat sehingga menurunkan kemampuan menekan bahan bakar ke injektor.

Konsumsi BBM menjadi kian boros dan fuel pump rentan mengalami kerusakan.

Kerugian lainnya adalah hadirnya air di dalam tangki akibat proses kondensasi.

Ruang yang lebih luas saat bensin minim membuat proses ini lebih mudah terjadi, terutama untuk mobil-mobil yang masih mengadopsi material besi pada tangki bensinnya.


Editor : GBRN

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa