Utilitas, Braket Winch. Tentukan Tempat Nangkringnya

Kamis, 27 Juli 2017 | 17:02 WIB

JIP - Bagi kendaraan 4x4 jip dan SUV, kehadiran winch merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan jelajah dan kinerja kendaraan tersebut.

Khususnya untuk keperluan rekoveri. Terdapat beberapa jenis winch yang beredar, yakni jenis Power take off (PTO ) yang dijalankan dengan tenaga mesin,

Winch hidraulis, dan yang paling populer adalah winch elektrik.

Di Indonesia, hampir sebagian besar winch ditanam pada sasis dengan media bemper

Sebuah winch terpasang pada kendaraan dengan braket khusus.

Braket ini yang menjembatani sebuah winch dengan kendaraan, agar dapat dioperasikan dengan baik dan aman.

Perangkat winch didesain supaya mampu untuk menarik beban dengan aman, pada saat rekoveri.

Sehingga dibutuhkan pondasi yang kuat, yang menjadi pijakan winch tersebut untuk bekerja dengan baik, aman dan maksimal.

Khususnya Jimny-Katana untuk menautkan braket winch dengan sasis, sebaiknya dilakukan reinforcement terlebih dahulu. Sasis Jimny hanya mengunakan material hollow dengan ketebalan 1.5 mm saja. Dan sebaiknya crossmember diperkuat dengan pipa tambahan.

Braket winch harus dikaitkan dengan struktur yang benar-benar kuat pada sebuah kendaraan. Sasis merupakan bagian kendaraan paling kokoh.

“Bagian paling kuat pada kendaraan adalah sasis, di sinilah tempat paling ideal untuk menempatkan winch,” terang Yadi dari Nectar 4WD, Pondok Bambu, Jakarta Timur.

“Akan tetapi, sebelumnya harus paham karakter kendaraan yang akan dipasangi winch. Contohnya XJ Cherokee, pasti akan beda cara instalasinya dengan Jeep YJ Wrangler,” lanjutnya.