Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Dibanding Mobil Listrik, Teknologi Plug-in Hybrid Punya Keunggulan

Indra Aditya - Selasa, 27 Februari 2018 | 13:44 WIB
Mesin plug-in hybrid Mitsubishi Outlander PHEV
Dio / GridOto.com
Mesin plug-in hybrid Mitsubishi Outlander PHEV

JIP.CO.ID – Tren kendaraan ramah lingkungan memag sedang kencang berhembus, teknologi yang sudah tersedia diantaranya hybrid dan mesin hydrogen.

Di antara beragam jenisnya itu, ternyata model plug-in hybrid katanya paling cocok untuk dipakai di Indonesia.

Hal ini diungkap oleh Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian Republik Indonesia, kepada wartawan di Jakarta (26/2/2018).

Menurut Airlangga, plug-in hybrid jadi yang paling cocok untuk Indonesia adalah karena infrastruktur yang belum tersedia.

"Terkait dengan diperkenalkannya yang disebut plug in hybrid ini merupakan solusi antara pada saat infrastruktur listrik belum tersedia seperti sekarang,” ujarnya.

(BACA JUGA: Aplikasi Pelek Krom, Pajero Sport Jadi Lebih Elegan)

Emblem 'plug-in hybrid EV' pada Mitsubishi Outlander PHEV
Dio / GridOto.com
Emblem 'plug-in hybrid EV' pada Mitsubishi Outlander PHEV

“Tetapi ini (plug-in hybrid) masih menggunakan fuel sehingga penggerak semua roda masih dari electric motor," ujarnya kepada wartawan di gedung Kemenperin.

Ia pun mengatakan kalau plug-in hybrid adalah solusi tepat untuk kondisi saat ini.

Soalnya teknologi plug-in hybrid merupakan mesin konvensional yang dipadu dengan motor listrik.

Mesin utamanya hanya difungsikan untuk mengisi daya baterai, sementara baterainya juga bisa diisi ulang lewat soket isi ulang yang tersedia di bagian belakang.

Meski begitu mesin utama masih bisa dimanfaatkan saat ingin mendapat tenaga maksimal dari mobil, misal saat ingin menyalip kendaraan di depan.

(BACA JUGA: Suzuki Katana LWB Tampil Beda Ala Inspektur India)

Desain eksterior Mitsubishi Outlander PHEV tak hanya gagah tapi juga mewah
Dio / GridOto.com
Desain eksterior Mitsubishi Outlander PHEV tak hanya gagah tapi juga mewah

"Karena ini merupakan kombinasi antara electric vehicle dengan combustion engine, tapi motor bakar di sini tidak untuk menggerakkan kendaraan tapi mengolahnya untuk mengaliri listrik, jadi penggeraknya mobil ini murni seluruhnya dari listrik," jelas Airlangga.

Apalagi mobil plug-in hybrid ini juga memiliki kelebihan lain, yang tak dimiliki mobil listrik biasa.

"Kekhususan lagi bahwa kendaraan ini bisa digunakan penanganan bencana, karena dari mobil ini bisa menghasilkan listrik ke rumah tangga," ucapnya.

Khusus penanganan bencana, mobil plug-in hybrid ini ternyata juga sudah dipercaya dalam beberapa kasus di Jepang.

"Jadi ketika bencana, motor listrik jalan, dan ini bisa menjadi genset, dan ini pada waktu di Fukusima (Jepang) kemarin banyak digunakan untuk tanggap bencana," tutup Airlangga.

Editor : Indra Aditya
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa