Sebentar Lagi Mitsubishi Luncurkan Outlander PHEV di Indonesia

Nabiel Giebran El Rizani - Jumat, 14 Desember 2018 | 07:30 WIB
Ilustrasi Mitsubishi Outlander PHEV saat dicoba di area Parade Test Drive
Rianto Prasetyo/GridOto.com
Ilustrasi Mitsubishi Outlander PHEV saat dicoba di area Parade Test Drive

Jip.co.id - Kendaraan listrik mulai menjadi perbincangan hangat di Indonesia.

Apalagi dengan adanya kabar regulasi yang hampir selesai dan mulai maraknya peluncuran sarana stasiun pengisian listrik umum (SPLU) akhir-akhir ini.

Kondisi ini pun dianggap sangat positif oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI).

Bahkan Director of Coordination & Development Division MMKSI Ogi Ikematsu, berharap dengan situasi seperti ini pihaknya bisa segera menghadirkan Outlander Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di Indonesia tahun depan.

"Kami harap begitu (Outlander PHEV di 2019), tapi untuk peluncurannya kami belum tentukan. Kami membutuhkan panduan masalah insentif untuk menjadi strategi mempromosikan PHEV kami di Indonesia, termasuk bagaimana perlakuan mobil listrik," kata Ikematsu.

(Baca Juga : Berkat Pelek Ini Mitsubishi Pajero Sport Jadi Tambah Keren)

Ikematsu menjelaskan bila saat ini Mitsubishi masih dalam diskusi pembahasan untuk mengenalkan PHEV.

Namun pihaknya juga menunggu datail dari regulasi lebih dulu.

Apabila regulasi berjalan lancar, maka akan menjadi peluang untuk segera meluncurkan PHEV di Indonesia.

Lebih lanjut, Ikematsu juga menganggap bila Indonesia sebenarnya memiliki potensi yang cukup baik untuk mobil listrik.

Tapi harus diawali dengan perubahan pola pikir lebih dulu mengenai mobil listrik, contohnya seperti mobil listrik tidak masalah saat digunakan berkendara dalam kondisi banjir.

(Baca Juga : Mitsubishi Pajero Satu Ini Kayak Magnet, Bikin Pusat Perhatian)

Soal edukasi dan pengetahuan juga perlu ditingkatkan.

Menurut Ikematsu, salah satu yang membuat sampai saat ini orang belum mau membeli sepeda motor listrik, karena faktor masih banyak yang belum mengerti mengenai produknya.

"Potensinya tentu baik, karena Indonesia banyak populasinya. Sekarang masih banyak yang menggunakan internal combustion engine (ICE), tapi kalau pikiran orang sudah berubah ke kendaraan listrik maka akan mulai memilih antara ICE atau electric vehicle (EV)," kata Ikematsu.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X