Bukan Kakek Sugiono, Pria 65 Tahun ini Bakal Ikut Reli Dakar 2019

Fendi - Jumat, 28 Desember 2018 | 15:45 WIB
Liang Yuxiang. Sejauh ini tidak ada pereli asal China yang berusia di atas 50 tahun yang ikut Reli D
news.huaxi100.com
Liang Yuxiang. Sejauh ini tidak ada pereli asal China yang berusia di atas 50 tahun yang ikut Reli D

Jip.co.id-Pantauan jip.co.id dari people.cn, ada seorang kakek-kakek berbodi kekar yang akan jadi peserta Reli Dakar 2019.

Bukan Kakek Sugiono yang kondang sebagai artis film panas Jepang lho gaes.

Kakek yang akan ikut Reli Dakar 2019 di Peru, Amerika Selatan (6-17/1) ini berasal China.

Nama kakek peserta Reli Dakar 2019 ini adalah Liang Yuxiang.

Liang Yuxiang ini berusia 65 tahun dari Chengdu, ibu kota Provinsi Sichuan, China barat daya.

Liang Yuxiang mematahkan pemikiran pembalap Cina yang menganggap balapan sebagai olahraga pria muda
news.huaxi100.com
Liang Yuxiang mematahkan pemikiran pembalap Cina yang menganggap balapan sebagai olahraga pria muda

(Baca Juga : Menakutkan! Tim KTM Diperkuat 3 Orang Juara di Reli Dakar 2019)

Liang Yuxiang akan berangkat ke Peru hari Senin, 31 Desember 2018 untuk ikut reli mobil terberat di dunia ini.

Kemungkinan Liang Yuxiang akan jadi peserta tertua Reli Dakar.

Saat ini banyak peserta tua, sebutlah Carlos Sainz, juara Reli Dakar 2010 dan 2018 asal Spanyol yang berusia 56 tahun.

Stephane Peterhansel, jagoan Reli Dakar asal Prancis dengan rekor 13 kali juara, berumur 53 tahun.

Cintanya dengan mobil dimulai dengan perjalanan darat pada tahun 2006, ketika ia berkendara dengan istri dan teman-temannya dari Chengdu ke Roma.

Liang Yuxiang saat mengikuti Taklimakan Rally 2015
VCG
Liang Yuxiang saat mengikuti Taklimakan Rally 2015

(Baca Juga : Seru Nih, Peta Persaingan Reli Dakar 2019 di Kategori Mobil Berubah)

Dua tahun kemudian, ia menyewa mobil dan melintasi Amerika Serikat, pergi dari Barat ke Pantai Timur.

Setelah itu, hasrat Liang Yuxiang beralih ke reli yang lebih keras dan lebih seru di padang pasir.

Pada 2012, Liang Yuxiang mendorong putranya untuk menghadiri Reli Dakar dan menemani anaknya di sepanjang jalan.

Saat itulah ia memutuskan suatu hari nanti untuk bersaing sendirian.

Liang Yuxiang mematahkan pemikiran pembalap China yang menganggap balapan sebagai olahraga pria muda.

 

(Baca Juga : Sehabis Pajero, Mitsubishi Andalkan Eclipse Cross di Reli Dakar 2019)

"Reli Dakar adalah tantangan yang saya bawa ke diri saya sendiri,” kata Liang Yuxiang.

“Ketika saya di sana bersama putra saya, saya melihat peserta yang lahir tidak hanya pada 1960-an dan 1950-an, tetapi juga pada 1940-an,” lanjutnya.

“Mereka lebih tua dari saya tetapi mereka masih bisa bersaing. Saya ingin belajar dari teladan mereka," ucap Liang yang coba melakukan yang terbaik untuk bisa finish.

Editor : Dwi Wahyu R.
Sumber : people.cn

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X