Apakah Masih Perlu Panasakan Mesin Mobil Sebelum Dipakai Jalan?

Nabiel Giebran El Rizani - Kamis, 3 Januari 2019 | 09:00 WIB
Ilustrasi mesin mobil dengan open air filter K&N
Aditya Pradifta
Ilustrasi mesin mobil dengan open air filter K&N

Jip.co.id - Salah satu kebiasaan yang sering dilakukan oleh pemilik mobil, yaitu memanaskan mesin lebih awal sebelum mulai melakukan perjalanan.

Hal tersebut dilakukan agar semua komponen sudah dalam keadaan siap pakai.

Terkadang menyalakan mesin sekitar tiga hingga lima menit, setelah itu baru mulai jalan ke tempat tujuan.

Lantas, yang menjadi pertanyaan apakah masih berlaku untuk mobil keluaran terbaru?

Menurut Deni Adrian, Kepala Bengkel Auto2000 Cibinong, untuk mobil produksi sekarang ini sudah tidak perlu seperti itu.

Faktor utama karena sudah dilengkapi dengan teknologi canggih, contoh Toyota telah menyematkan mesin berteknologi variable valve timing with intelligence (VVT-i). "Itu hanya salah satunya, masih banyak lagi faktor yang membuat mobil sekarang ini tidak perlu dipanaskan dulu sebelum mulai jalan," ucap Deni.

(Baca Juga : Udah Paham Belum Ritual Ganti Oli Girboks Matik? Begini Caranya)

Sapta Agung Nugraha, Kepala Bengkel Auto2000 Bekasi Barat juga mengatakan hal seperti itu, menurut dia memanaskan mobil hanya akan membuang bahan bakar minyak (BBM) saja, karena teknologi terkini mempermudah pemilik mobil.

Menurut Sapta, teknologi mesin yang sudah ada sekarang ini untuk Toyota telah menggunakan valve adjuster, secara fungsi untuk menahan oli tidak langsung turun ke carter atau penampungan, sehingga ketika mesin bekerja, oli bisa langsung melumasi bagian mesin.

"Beda dengan mobil dulu, yang memang harus dilakukan pemanasan mesin agar sistem pelumasan tersebar ke seluruh komponen," ucap dia.

Bahkan, oli dari carter bisa lebih cepat naik ke mesin karena telah didikung teknologi oil pump dan oli sekarang juga visikositasnya jauh lebih baik ketimbang keluaran dulu.

"Sekarang sudah didukung oleh sensor-semsor seperti temperatur lingkungan dan temperatur oli," kata Sapta. 

 

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X