'Mobil Penculik' Ini Dibangun Total Luar Dalam, Jadi Mewah dan Gagah!

Nabiel Giebran El Rizani - Sabtu, 2 Maret 2019 | 09:00 WIB
Toyota Land Cruiser FJ40 1979, Bukan Mobil Penculik
Toyota Land Cruiser FJ40 1979, Bukan Mobil Penculik

Jip.co.id - Para pemilik Toyota Land Cruiser FJ40 sudah terkenal kalau 'ngebangun' mobil penjelajah legendaris ini pasti enggak main-main.

Apalagi kalau ada history khusus yang melatar belakangi proses restorasinya.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Wiryatmoko dengan FJ40 miliknya ini.

Restorasi plus modifikasi bikin Hardtop ini jadi makin sangar
Restorasi plus modifikasi bikin Hardtop ini jadi makin sangar
"Hardtop ini dulu sempat terjual dan cukup bikin saya menyesal, untung masih bisa saya temukan lagi dan saya beli balik," ujarnya.

(Baca Juga : Restorasi Sang Pikap Langka dan Tampan Toyota Land Cruiser FJ75)

Dalam kondisi bahan dan masih berwarna apple green bawaannya, si Hardtop ini pun diboyong ke bengkel Lm&T milik Taufik di kawasan Kemandoran, Jakbar, untuk dibangun ulang.

Interior dibikin lebih nyaman
Interior dibikin lebih nyaman
Kali ini enggak hanya di restorasi, tapi juga sekaligus dimodifikasi agar memiliki ciri khas tersendiri.

"Saya ingin Hardtop ini jadi ciri khas saya," begitu pesannya ke Opik.

Karena memang restorasi, maka seluruh bodi dikerok total demi mengecek karat yang ada di bodi.

Repaint abu-abu metalik
Repaint abu-abu metalik
Lalu cat warna dark brown metallic dari Spies Hecker dan vernis Sikkens langsung dilabur ke seluruh bodi.

"Efeknya seperti warna abu-abu gelap," tutur Opik, sapaan akrab juragan Lm&T ini.

(Baca Juga : Jaos Sukses Bikin Toyota Land Cruiser Prado Tampil Lebih Unik)

Kaca depan ganti model one piece
Kaca depan ganti model one piece
Bersamaan dengan seluruh karet diganti baru orisinal, kaca depan diganti dengan yang model one piece seperti FJ40 versi Australia.

"Spion juga ganti Murakami yang versi Australia, lebih keren modelnya," bilang Opik lagi.

 

Oh ya, kaca belakang diganti yang one piece kepunyaan FJ40 tahun 1971.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X