Wow, Land Rover Discovery Dimodifikasi Untuk Suatu Misi Khusus

Nabiel Giebran El Rizani - Selasa, 26 Maret 2019 | 07:30 WIB
Land Rover Discovery bersama peneliti dari Oxford University
carscoops
Land Rover Discovery bersama peneliti dari Oxford University

Jip.co.id - Divisi SVO (Special Vehicle Operations) dari Land Rover sedang mempersiapkan satu Land Rover Discovery spesial untuk melakukan misi khusus.

Discovery ini dirancang dan disiapkan untuk ekspedisi kemanusiaan di Afrika sub-Sahara bersama tiga peneliti dari Oxford University.

Perjalanan akan dilakukan sebagai bagian dari Proyek Malaria Mobile untuk misi kemanusiaan.

SUV ini dikembangkan oleh divisi SVO Land Rover, dilengkapi dengan laboratorium sekuensing genetik seluler.

(Baca Juga : Chelsea Truck Sukses Ubah Land Rover Defender Ini Dengan Gaya Seri 2)

Modifikasi Land Rover Discovery untuk misi kemanusiaan
carscoops
Modifikasi Land Rover Discovery untuk misi kemanusiaan
Laboratorium ini memanfaatkan kabin Discovery berkapasitas 1.137 liter.

Dilengkapi dengan unit freezer untuk menyimpan persediaan, sistem kerangka konfigurasi ruang muatan custom.

Bagasi diubah untuk penyimpanan peralatan penelitian
carscoops
Bagasi diubah untuk penyimpanan peralatan penelitian
Selain itu ada wadah peralatan penyimpanan yang dirancang khusus, baterai ekspedisi, juga telepon satelit.

Tambahan lain seperti peta khusus, iPad, sistem pemadaman kebakaran dan banyak lagi yang lainnya.

Sedangkan untuk eksterior dilengkapi dengan dua tenda sebagai akomodasi tambahan.

(Baca Juga : Wah, Land Rover Defender Satu Ini Gagal Tampil Dengan Style Off-Road)

Selain itu kelengkapan bodi Discovery ini sudah diupgrade. Beberapa part ekstra ditambah mulai winch, ban 4x4, towing kit, rak ekspedisi, dan lampu malam LED.

Kemudian bagian kaki-kaki juga dilegkapi dengan suspensi khusus.

Selebihnya ialah tambahan roof rack, LED bar atap untuk ekstra pencahayaan saat berjalan di malam hari.

“Pinjaman Discovery tidak hanya memberi kita kemampuan yang kita butuhkan untuk mengunjungi lokasi-lokasi yang mungkin tidak bisa kita capai, memberi kita ruang dan keserbagunaan untuk mengangkut peralatan yang kita butuhkan,"kata pemimpin proyek Dr George Busby seperti dilansir dari Carscoops.com.

Lebih jauh Goerge menambahkan. "Ini akan memungkinkan kami untuk mendapatkan pemahaman lebih baik tentang bagaimana teknologi ini dapat digunakan untuk menjawab pertanyaan yang relevan secara lokal tentang parasit malaria dan nyamuk yang menularkannya".

 

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X