Tips Mobil Diesel, Ini Cara Untuk Menambahkan Aditif Pada BBM Diesel

Nabiel Giebran El Rizani - Minggu, 12 Mei 2019 | 10:35 WIB
Chevrolet Trailblazer
Chevrolet Trailblazer

Jip.co.id - Hal yang perlu diperhatikan untuk mobil diesel adalah kualitas dari bahan bakarnya.

"Perawatan mesin diesel secara formalnya mengikuti perawatan yang sudah dianjurkan ATPM, namun yang perlu dijaga adalah konsumsi bahan bakarnya, karena teknologi diesel di Chevrolet sudah lumayan canggih," kata Nur Auful, Kepala bengkel Chevrolet Serpong, Tangerang Selatan.

Auful menjeleskan, untuk pemakaian jangka panjang, sebisa mungkin gunakan bahan bakar yang bagus.

"Mobil diesel yang diisi sembarangan bahan bakarnya bisa menyebabkan kerak, seberapa toleran itu yang kita tidak punya angkanya," lanjut Auful.

Zat aditif untuk bahan bakar diesel
Abdul Aziz Masindo
Zat aditif untuk bahan bakar diesel
(Baca Juga : Tips Mobil Diesel, Ini Efek yang Dihasilkan Jika Fuel Pump Rusak)

Untuk melakukan perawatan mesin diesel, bisa juga menggunakan zat aditif bahan bakar diesel yang dicampurkan ke bahan bakar diesel.

"Pemilihan zat aditif, sebisa mungkin pilih yang bisa dipertanggung jawabkan teknikalnya dan yang sudah bersertifikat dari ATPM," terangnya lagi.

Bengkel resmi Chevrolet merekomendasikan aditif bahan bakar diesel merek ACDelco Treatment Plus-Diesel, ACDelco merupakan merek suku cadang dari Amerika yang diproduksi General Motor (GM).

Aditif bahan bakar diesel ini sebagai pembersih injektor dari deposit bahan bakar secara cepat dan juga membantu memulihakan tenaga mesin yang hilang akibat injektor yang kotor.

Ilustrasi bengkel resmi Chevrolet
Abdul Aziz Masindo
Ilustrasi bengkel resmi Chevrolet
(Baca Juga : Apa Benar Chevrolet Captiva Diesel Lawas Jarang Mengalami Keluhan?)

Cara menggunakannya, campurkan 1 botor (354 ml) zat aditif untuk setiap 15 galon bahan bakar diesel, atau kurang lebih 60 liter bahan bakar diesel.

Namun untuk alasan penghematan finansial, penambahan zat aditif bisa juga dilakukan setiap kelipatan 10.000 kilometer.

"Kalau setiap isi bahan bakar ditambahkan zat aditif kan lumayan mahal juga, jadi bisa juga setiap 10.000 kilometer ditambahkannya, ibaratnya setiap 10.000 kilometer kita melakukan pembersihaan injektor pakai aditif bahan bakar diesel ini," terang Auful.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X