Begini Maintenance Mesin Diesel yang Benar, Perhatikan Waktu Servisnya

Nabiel Giebran El Rizani - Senin, 17 Februari 2020 | 20:25 WIB
Ilustrasi mesin diesel
Aditya Pradifta
Ilustrasi mesin diesel

Jip.co.id - Perawatan diesel common-rail berbeda dengan diesel konvensional. Pada diesel common-rail, menggunakan injektor dengan tekanan tinggi untuk menyemprotkan bahan bakar ke dalam silinder.

Kerja common rail hampir sama dengan sistem electronic fuel injection (EFI) pada mesin bensin, hanya saja kalau common-rail menggunakan solar. “Ada sensor, ECU dan injektor,” sahut Faizal kepala bengkel Chevrolet Sun Motor dibilangan Kebon Jeruk, Jakarta barat.

Pemakaian BioSolar masih dapat ditoleransi oleh common-rail.

Namun tentunya ada konsekuensinya, yakni perawatan berkala yang harus mendapatkan perhatian ekstra. Sebab, pemakaian BioSolar akan berpengaruh pada kerja common-rail.

(Baca Juga: Suzuki Jimny Katana Anda Mengalami Overheat? Begini Cara Mengatasinya)

Oli mesin diesel
Oli mesin diesel

Hal tersebut dikarenakan BioSolar rentan terdapat kandungan air, kotoran dan sulfur berlebih akan menyumbat kerja pompa common-rail-nya.
“Jalur bahan bakar di common-rail sangat kecil dan presisi. Sehingga jika solar tercemari sedikit saja, maka akan membuat tekanan pompa common-rail berkurang atau bahkan tersumbat,” wanti Mardiono.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa