Strategi Sederhana Suzuki Jimny LWB Untuk Off-Road Ekspedisi

Bimo SS - Senin, 12 Juli 2021 | 06:05 WIB

Jip.co.id - Para penggemar 4x4 pasti sudah mengenal Suzuki Jimny sebagai sosok 4x4 kecil yang terkadang kemampuannya kerap disangsikan.

Terutama jika dihadapkan dengan trek super ekstrim yang kerap ditemukan saat off-road ekspedisi.

Dimana tunggangan ekspedisi haruslah yang kuat, dimensi yang besar, dan juga mesin yang bertenaga besar juga.

Baca Juga: Bearing Roda Mobil Off-Road Lebih Cepat Rusak, Ini Sebabnya

Disain bumper minimalis, demi mengejar bobot ringan tentunya. Winch dipasangi Warn 9500 XP.
Disain bumper minimalis, demi mengejar bobot ringan tentunya. Winch dipasangi Warn 9500 XP.

Mesin masih orisinal F10A dengan mengurangi perangkat AC dan power steering supaya tidak terbebani. Ditambah snorkel sederhana diarahkan kedalam kabin. Transmisi 4 speed digabungkan transfer case custom 4,16:1 pada low gear nya.
Mesin masih orisinal F10A dengan mengurangi perangkat AC dan power steering supaya tidak terbebani. Ditambah snorkel sederhana diarahkan kedalam kabin. Transmisi 4 speed digabungkan transfer case custom 4,16:1 pada low gear nya.
 

Namun, melihat Katana long wheel base keluaran 1991 milik Leo Firmanto ini, semua anggapan jip ekspedisi harus “super car” bisa dipatahkan.

“aku pingin buktikan Jimny bermesin standar mampu melahap trek ekstrim”, ujar Leo.

 

Pelek besi Jimny dimodifikasi supaya lebih celong, menambah lebar track roda. Ban memakai Goodyear extra grip 7.50-15.
Pelek besi Jimny dimodifikasi supaya lebih celong, menambah lebar track roda. Ban memakai Goodyear extra grip 7.50-15.

Gardan kondisi dtandar tanpa locker, LS, atau traction added lainnya dengan alasan supaya kerja as roda tidak berat. Dipasangkan final gir 4.11:1.
Gardan kondisi dtandar tanpa locker, LS, atau traction added lainnya dengan alasan supaya kerja as roda tidak berat. Dipasangkan final gir 4.11:1.

Event IOX rute Sabang-Medan selama 15 hari beberapa waktu silam pernah jadi pembuktian.

Salah satunya penataan barang jadi kunci utama, barang dengan bobot paling berat diposisikan paling bawah, makin keatas makin ringan dan mengklasifikasikan barang yang sering dipakai ditaruh lokasi yang mudah diraih.


Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa