Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Tiga Bagian Ban Mobil Ini Wajib Diperhatikan Ketika Masuk Musim Hujan

GBRN,Radityo Herdianto - Kamis, 15 Desember 2022 | 16:00 WIB
Ilustrasi ban mobil
Dwi Wahyu r./GridOto.com
Ilustrasi ban mobil

Jip.co.id - Kondisi ban dalam musim hujan punya fungsi vital menjaga grip saat melewati jalan basah.

Jika kondisi ban kurang baik, sejumlah masalah mengintai hingga potensi kecelakaan.

Apa saja yang perlu diperhatikan dalam kondisi ban mobil di musim hujan?

1. Ketebalan Tapak Ban

Tapak Ban
Radityo Herdianto
Tapak Ban

Bisa dilihat kedalaman alur ban berdasarkan indikator Tread Wear Indicator (TWI).

"Jangan sampai kedalaman groove (alur ban) di bawah 1 mm dari batas atas TWI," tegas Mochammad Fachrul Rozi, Customer Engineering Support Michelin Indonesia.

Lanjut Rozi, sekalipun tapak ban sudah rata dengan tonjolan TWI masih terdapat cekungan groove.

Hanya saja itu sudah melebihi batas kedalaman groove untuk pemakaian di jalan basah.

"Evakuasi air sangat minim sehingga genangan air yang dilewati sulit terpecah, membuat grip licin," ujar Rozi.

2. Tekanan Angin Ban

Ilustrasi mengisi tekanan angin ban
Dok. OTOMOTIF
Ilustrasi mengisi tekanan angin ban

Pastikan tekanan angin ban ketika dipakai hujan sesuai dengan spesifikasi mobil.

Bahkan Sugiartono, Technical Manager Before Service Department PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) mengatakan jika tekanan angin ban kelebihan masih terbilang aman untuk dipakai hujan.

"Yang jadi masalah jika kurang tekanan angin ban, grip tidak bisa maksimal," ungkapnya.

Menurut Sugiartono, kurangnya tekanan angin ban membuat area tapak ban tidak menempel sempurna di permukaan jalan.

Sisi tengah tapak ban cenderung terangkat, yang menempel hanya di sisi pinggir tapak ban.

"Permukaan tapak ban yang tidak menempel sempurna mengurangi cengkeraman dan menyingkirkan air," terang Sugiartono.

3. Usia Ban

Kode produksi ban mobil
Kode produksi ban mobil

Usia ban mobil berdasarkan kode produksi berpengaruh kepada kondisi kompon karet.

Menurut Dedi Setiawan dari bengkel spesialis pelek Permaisuri Ban, Mahakam, Jakarta Selatan, semakin lama usia ban kompon karet cenderung mengeras.

"Kompon karet tapak ban mengeras mudah mengalami getas dan retak," sebut Dedi.

"Blok tapak ban juga sudah kurang lengket mencengkeram permukaan jalan," terusnya.

Untuk itu perhatikan jika usia ban sudah mendekati 5 tahun sekalipun kondisi tapak ban masih bagus.

"Sebaiknya ganti baru keempatnya agar fungsi dan performanya seimbang," saran Dedi.

Buat Sobat JIP yang ingin punya merchandise apparel official JIP, klik di sini.

Editor : GBRN
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa