Modiifkasi Jip, Land Rover Defender Dibuat Lebih Sakti di Dua Alam

Nabiel Giebran El Rizani - Minggu, 25 Agustus 2019 | 15:00 WIB
Land Rover Defender 130
Land Rover Defender 130

Jip.co.id - Land Rover memang sakti soal off-road di medan ekstrem. Kemampuan jelajahnya menuai pujian dimana-mana.

Mobil andalan petualang itu juga terkenal nyaman saat turing di medan country road, dua jempol deh untuk jip buatan Inggris ini.

Akan tetap, meski berstatus legendaris di sekujur bumi, gak ada yang memuji Landy soal tenaganya. Karena memang, dari lahirnya saja sudah berbeda konsep dengan 4x4 lain, misalnya Jeep yang asal Amerika, ataupun Toyota yang asli Jepang.

Mesin diganti menggunakan GM LS 6.0 V8
Mesin diganti menggunakan GM LS 6.0 V8
Land Rover Series dan Defender gak ada yang menggunakan mesin berkapasitas besar layaknya Jeep dan Toyota yang sudah akrab dengan 6 silinder 4.000 cc.

(Baca Juga: Modifikasi Jip, Land Rover Defender Ini Punya Tenaga Luar Biasa)

Landy selalu mengandalkan suspensi lentur, distribusi bobot serta rasio transmisi yang sangat low untuk menunjang kemampuan jelajahnya.

Transmisi diubah menjadi automatic dengan girboks TH400 baru, lengkap dengan torque converter nya
Transmisi diubah menjadi automatic dengan girboks TH400 baru, lengkap dengan torque converter nya
Maka jangan heran, bila tak sedikit mendambakan Landy bertenaga besar karena kerap gemas saat diajak jalan di aspal. Pun terlihat dari beberapa rumah modifikasi luar negeri yang memasang mesin besar ke Landy, seperti Twisted dan Wildcat.

Namun, agak berbeda yang terjadi di Solo, Jawa Tengah. Widodo Teguh, juragan ProRock Engineering yang kenyang bermain mesin V8 Amerika, tiba-tiba mengabarkan sebuah proyek Defender menggunakan mesin V8 asal Amerika. Pemiliknya adalah Totok, asal Jakarta.

Pelek kaleng langka Defender Wolf Military 16 inci, memberikan nuansa tangguh dan fungsional
Pelek kaleng langka Defender Wolf Military 16 inci, memberikan nuansa tangguh dan fungsional
“Mesinnya sudah dilepas saat datang. Kalau gak salah, karena mesin itu sudah retak, dan sparepartnya susah, dan mahal. Dia tanya alternatifnya apa? Ya saya jawab, kalau di ProRock, ya V8,” cerita Widodo.

Setelah diukur-ukur ruangnya, semua terlihat pas placementnya. Tak ada kesulitan berarti lantaran ProRock memang sudah sering melakukan engine swap.

(Baca Juga: Modifikasi Jip, Land Rover Defender Ini Tampil Dengan Gaya Berbeda)

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X