Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Suzuki Jimny Sebagai Penyalur Hobi Off-Road yang Ogah Repot

Nabiel Giebran El Rizani - Senin, 10 Februari 2020 | 17:10 WIB
Suzuki Jimny
Suzuki Jimny

Jip.co.id - Buat penggila off-road, berpetualang menggunakan kendaraan 4x4 melewati jalur off-road tentu jadi obat mujarab pelepas penat dari rutinitas sehari-hari.

Apalagi bersama rekan-rekan komunitas. Nah, Dominikus Susanto, pria ramah kelahiran 1975 ini menceritakan awal pengalaman repotnya ketika dulu harus nebeng di jip teman waktu ingin off-road, karena waktu itu hanya ada SUV 4x2 di garasi rumah.

Repot…iya, kata itu yang terucap di awal ceritanya. Tapi setelah berkonsultasi dengan Alm. Fathkun Nadjib di D2 Motor medio 2012 silam, lewat iklan online akhirnya Santo, panggilan akrabnya, berhasil mendapat Suzuki Jimny Super 1983, biasa disebut Jimny talang dikalangan penggemar Jimny.

(Baca Juga: Modifikasi Suzuki Jimny Baru Ini Bisa Bikin Orang Ngeliatin Terus)

Mesin asli F10A diganti mesin copotan Suzuki Baleno G15
Mesin asli F10A diganti mesin copotan Suzuki Baleno G15

Tidak menunggu lama, Jimny yang baru dibeli langsung masuk ‘kamar operasi’. Pria asli Semarang yang penggemar anjing dan punya bisnis Pet Shop ini ingin ‘mainan barunya’ bisa langsung digunakan main lumpur.

Gardan dan final gir masih asli di angka 9:37, hanya gardan belakang yang disusupi locker Lockright
Gardan dan final gir masih asli di angka 9:37, hanya gardan belakang yang disusupi locker Lockright

“Saya sudah bosan nebeng Mas”candanya. Setelah 5 tahun perjalan Jimny berkelir biru doff ini malah makin gila. Event off-road seperti West Java, Parahyangan Off-road, dan Bogor 4x4 pun tidak dilewati bersama dengan komunitas off-road JELATA.

Meski 5 tahun sudah dilalui untuk improvisasi dan up-grade kemampuan sang Jimny binal, (biru-nakal, sebutannya), Santo merasa belum cukup dan ingin terus melakukan perubahan demi meingkatkan performanya.

(Baca Juga: Suzuki Jimny Udah Siap Banget Diajak Kotor-kotoran)

Bagian interior
Bagian interior

“Prinsip saya, pokoknya jangan sampai merepotkan diri sendiri dan orang lain ketika off-road. Tidak repot dengan kondisi mobil yang rewel, dan tidak merepotkan orang lain ketika di trek” tutupnya.

Ubahannya memang membuat tampilan Suzuki Jimmy ini jauh lebih gagah
Ubahannya memang membuat tampilan Suzuki Jimmy ini jauh lebih gagah

Yang penting sudah tidak repot harus nebeng kalau mau off-road yah…Hehehe

Ini Perjalanan Suzuki Jimny SJ410 dan SJ413

Suzuki Jimny SJ410 tahun 1985
Suzuki Jimny SJ410 tahun 1985

Jip.co.idSuzuki Jimny generasi kedua merupakan salah satu model yang sering banyak kita lihat di jalan dan juga memang diproduksi yang paling lama.

Tidak heran pada generasi kedua ini mempunyai nilai sejarah yang cukup banyak.

Sepanjang hidupnya, Suzuki Jimny generasi II memiliki 10 varian.

Ia dijual di Jepang selama 17 tahun (1981-1998), tapi di beberapa negara seperti India dan Indonesia mencapai seperempat abad (1982-2007).

Suzuki Jimny generasi kedua dimulai dengan meluncurkan kei-car Suzuki Jimny SJ30 atau Suzuki Jimny 550 pada 1981.

(Baca Juga: Suzuki Jimny Ini Berhasil Untuk Berevolusi Pakai Gaya JDM)

Suzuki SJ410
Suzuki SJ410

Ia memakai mesin warisan Suzuki Jimny generasi I (LJ55), yaitu mesin bensin 2 tak 3 silinder berkapasitas 539 cc.

Walau pakai mesin lama, tampilan bodi, desain gardan, dan transmisinya sangat berbeda.

Suzuki Jimny SJ30 ini resminya hanya beredar di Jepang (Japan Domestic Market, JDM) dan diproduksi hingga 1987.

Sukses Suzuki Jimny SJ30 membuat Suzuki memperkenalkan versi mesin 4 tak pada 1982, yaitu Suzuki Jimny SJ40 (khusus domestik Jepang) dan SJ410 (luar negeri/ekspor).

Nama panggilan resminya Suzuki Jimny 1000, ini merujuk mesin yang dipakai yaitu FA10 berkapasitas 970 cc.

(Baca Juga: Wow!!! Suzuki Jimny Ini Pakai Dapur Pacu yang Tidak Biasa)

Di Indonesia, Suzuki Jimny SJ410 mulai dijual 1982 dan dihentikan produksinya pada 2006.

Respons pasar Jepang yang kurang bagus membuat Suzuki mengeluarkan Jimny JA51 alias Suzuki Jimny 1300 pada 1984.

Untuk versi luar negeri atau internasionalnya disebut Suzuki Jimny SJ413 Samurai.

Suzuki Jimny SJ413 juga tersedia dalam versi Long Wheel Base (LWB) yang punya beberapa nama panggilan seperti Stockman, Samurai LWB, dan Caribian.

Untuk pilihan mesin SJ413 ini ada beberapa macam, yaitu GA13A (1.324 cc, karburator), GA13B (1.298 cc, karburator dan injeksi), dan G13A (1.324 cc, karburator).

(Baca Juga: Suzuki Jimny Baru Ini Berhasil Dimodifikasi Jadi Bergaya Retro)

Pada 1986, Suzuki mengeluarkan kei-car Jimny 550 JA71 di pasar domestik Jepang.

Ia dibekali mesin 3 silinder SOHC 543 cc berkode F5 yang ditawarkan dengan turbo dan non-turbo.

Final gear JA71 banyak diincar modifikator tanah air karena ia memiliki perbandingan gigi paling kasar di keluarga Jimny, yaitu 5.375:1 atau 43:8).

JA71 mengakhiri tugasnya pada 1989, penggantinya adalah JA11 atau Suzuki Jimny 660.

Yes, kei-car Suzuki Jimny JA11 dibekali mesin baru, yaitu FA6 dengan konfigurasi 3 silinder SOHC berkapasitas 657 cc.

Setelah JA11 pensiun pada 1995, Suzuki menghadirkan JA12 dengan mesin F6A dan suspensi per keong.

Pada tahun yang sama Suzuki Jimny JA22 juga diluncurkan.

Antara JA12 dan JA22 sepintas tidak ada bedanya, baik dari bentuk bodi dan suspensi.

(Baca Juga: Mau Membeli Transfer Case Suzuki Jimny? Ini Tipsnya)

Bedanya di mesin, Suzuki Jimny JA22 memakai mesin berdoke K6A (3 silinder DOHC turbo).

Nah, pada 1993 Suzuki mengeluarkan JB31 untuk pasar domestik Jepang.

JB31 atau Suzuki Jimny 1300 adalah kloningan dari Suzuki Jimny SJ413 Samurai.

Mulai dari gardan, perbandingan final gear, hingga girboks beserta transmisi sama persis dengan yang menempel pada Suzuki Samurai.

Sayang usianya cuma 2 tahun karena pada 1995 Suzuki Jimny JB32 diluncurkan.

Suzuki JB32 sudah memakai per keong dan mengandalkan mesin G13B 4 silinder SOHC 1.328 cc 16 valve.

Transfer case JB32 juga baru karena dilengkapi rantai.

 

 

 

 

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa